Skip to main content

REVIEW : TAZZA : ONE EYED JACK


TAZZA : ONE EYED JACK
Directed : Kwon Oh- Kwang
Production : Lotte Entertaiment
Runtime : 139 Minutes
Arti kata TAZZA dalam permainan kartu disebut Tangan Dewa, bagaimana seorang pemain dapat membaca gerak lawannya dalam pemilihan kartu, khususnya pada kartu poker, film bisa dibilang berdiri sendiri dari film sebelumnya yang mengambil kata TAZZA sebagai judul utama. Walaupun alur cerita seputar permainan kartu poker yang legendaris di Korea, menggunakan metoder flashback pada setiap babak menceritakan asal usul pemain diharapkan penonton dapat mengikuti dengan baik, memang istilah kartu tidak semua mengerti  tentu saja dibarengi oleh trik latar belakang masalah yang dihadapi kemudian dirangkai pada sebuah cerita utuh dengan twist yang sangat baik. Sutradara Kwon Oh Kwang harus bekerja extra dalam pemilihan skrip dengan durasi 139 menit banyak plot-plot yang lama dibandingkan kisah One Eyed Jack itu sendiri.  Berdasarkan comic 2007 karya Kim Se Young yang menceritakan dewa kartu seperti film mandarin God Of Gambler ( Chow Yun Faa) tanpa trik-trik lihai permainan tangan rasanya film ini taka da artinya sama sekali. Dikemas secara detil,penonton harap bersabar siapa sebenarnya tokoh-tokoh yang bermain selama film ini berlangsung.
Pemain poker muda Do Il Chul (Park Ju Min) begitu terkenal akan kelihaian membaca pikiran lawan pemain namun tak disangka dapat dikalahkan oleh seseorang pemain kartu kawakan hingga dia harus berutang jutaan dolar,dia sendiri tak percaya kalau tanganya bukan pemain kartu yang handal ketika bertemu Madonna (Choi Yu HWa) wanita misterius mampu membaca garis tangan. Ketika kekalahan berujung kematian diselematkan oleh Akku - One Eye Jack (Ryoo Seung Bum), sosok pria yang kemudian terkenal karena permainan kartu (TAZZA),  Akku tak sendiri dalam bekerja direkut beberapa orang yang mampu menjadi satu team Director Kwon (Kwon Hae Yo) ahli memindahkan tanggan, Young Mil (Lim JI Yeon) bukan pemain kartu tapi pencopet koin poker, Kkachi (Lee Kwan Soo) playboy kampung tapi  handal dalam urusan menipu lawan dalam permainan kartu. Suatu ketika mereka berlima ingin menjatuhkan pengusaha kaya baru tapi parah dalam urusan Poker  Woo Hyeon, diutuslah Kkachi & Young Mil sebagai pasangan muda kaya yang ingin berinvestasi disebuah pulau, awal pertemuan biasa saja sekedar bisnis hingga mengajak Moolyouggam (Woo Hyeon) untuk bermain poker, kemengan dipihak One Eyed Jack tapi Moolyouggam tak habis pikir mengajak salah satu Tazza dari Seoul untuk bertanding demi bisnisnya, bagi Moolyuggam dia adalah Tazza Bisnis bukan kartu, tak ingin uangnya hilang begitu saja. Permainan ini justru membuka luka lama Chul terlibat asmara dengan Madonna yang tak lain adalah pacar Demon (Yoon Yee Moon). Karena sikap pribadi Chul inilah yang dimanfaatkan oleh lawan dapat dikalahkan dengan mudah saat Chul dekat Madona, atas kesalahan fatal inilah mereka mencari cara mengalahkan tidak hanya pengusaha Moolyuggam tapi Demon yang tak terkalahkan karena trik-trik yang sukses mengalahkan dengan cara apapun demi kemenangannya. Disini penonton agak sedikit binggung karena istilah poker diceritakan cukup detil, seperti apa yang saya tulis diatas, bahwa inti ceritanya pada balas dendam yang semata-mata permainan kartu tapi lebih kepada cerita masa lalu mereka yang saling berkaitan dengan profesi mereka saat ini seperti siapakah sebenarnya Do il Chul yang tak lain adalah anak Dewa kartu “ One Ear” mati terbunuh dan Siapakah sebenarnya “One Eyed Jack”
Tazza : One Eyed Jack termasuk film lambat tak banyak aksi, dan masuk katagori rating 21+ karena banyak adegan darah dan brutal, film korea tak lepas hadirnya komedi menambah nilai plus tersendiri, semua pemain tak ada misleading rata-rata berperan sangat baik. Tazza tak hanya soal permainan kartu dan balas dendam tapi cerita tentang persahabatan sampai dibawa mati, janji adalah hutang jika tak mampu dibayar secara materi nyawalah taruhannya. Bagi yang hobby bermain poker rasanya film in jangan dilewatkan begitu saja, Tazza : One Eyed Jack mulai tayang tanggal 27 September 2019 hanya di CGV Cinema, Cinemaxxtheater, Flixcinema, Kotacinema dan Lotte Cinema. Overall 7/10

Comments

Popular posts from this blog

Press Release : WESTWORLD Season 2 tayang segera

JAKARTA, 9 Maret 2018 – Drama serial peraih Emmy ® WESTWORLD kembali dengan sepuluh episode di season kedua bersamaan dengan A.S. pada Senin, 23 April jam 8.00 WIB eksklusif di HBO dengan penayangan ulang primetime jam 21.00 WIB di HBO. Tonton episodenya di HBO On Demand. Tonton sepuluh episode dari season pertama serial WESTWORLD yang mendapat pengakuan dari para kritikus, kapanpun di HBO On Demand. Season pertama juga akan tayang setiap Sabtu malam HBO mulai 24 Maret sampai 21 April. Tayang perdana di HBO pada 2016 dan menjadi serial anyar HBO yang paling banyak ditonton, WESTWORLD merupakan perjalanan kelam tentang sebuah awal dari kesadaran buatan dan evolusi dari kejahatan. Pemain dari season pertama antara lain Anthony Hopkins, Evan Rachel Wood, Thandie Newton, Ed Harris, Jeffrey Wright, James Marsden, Tessa Thompson, Sidse Babett Knudsen, Jimmi Simpson, Rodrigo Santoro, Shannon Woodward, Ingrid Bolsø Berdal, Ben Barnes, Simon Quarterman, Angela Sarafy

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung

REVIEW : FILM SUSUK : KUTUKAN KECANTIKAN

SUSUK : KUTUKAN  KECANTIKAN Produksi: Legacy Pictures,Visinema Pictures, Goodwork Duration: 102 minutes Dengan tema yang sudah lumrah di kalangan masyarakat khususnya wanita pemakain susuk menjadi bagian bagi mereka yang kurang percaya diri (Insecure) untuk tampil lebih lagi tak sekedar kecantikan belaka. Berawal seorang wanita muda bernama Laras (Hana Malasan) pekerja seks komersial mengalami kecelakan disebuah gedung, kasus tersebut membawa sosok politikus ternama. Sebenarnya Laras ingin keluar tapi kebutuhan dirinya tidak mencukupi, adiknya berprofesi sebagai mua pengantin , Ayu (Ersya Aurela) mencoba menolong lewat jalan pintas orang pintar karena pihak rumah sakit tidak mampu melepas benda asing dalam tubuh Laras, ditemani oleh Arman (Jourdy Pranata) , Ayu pun mencari berbagai cara untuk menyembuhkan Laras dengan pulang ke desanya, Dengan mendatangi Damar (Whani Dharmawan) seorang kepala desa yang membantu Laras dan Ayu setelah orang tua mereka meninggal, Ustad Rahmat (M.N. Qom