Skip to main content

Review : Dear Nathan Hello Salma

DEAR NATHAN HELLO SALMA
Sutradara : Indra Gunawan
Pemain : Jefri Nichols, Amanda Rawles, Surya Saputra, Gito Gillas, Karina Suwandi, Susan Sameh, Devano Dahendra.
Produksi : PT RAPI FILM

Setelah sukses film pertama tahun 2017 dengan jumlah penonton 700 ribu maka sequel “Dear Nathan”  rilis tanggal 25 Oktober 2018 di seluruh bioskop Indonesia, melalui sutradara yang sama Indra Gunawan kisah cinta anak SMA yang diadaptasi dari novel karya Erisca Febriani memang mengisahkan sesuai jaman sekarang tak lepas cinta remaja yang mengelora penuh dinamika cemburu, cinta dan rasa tanggung jawab yang tinggi padahal cara berpikir mereka dunia hanya milik berdua saja, orang tua hanya pendamping bagi mereka. Sebuah sikap peran orangtua disini sangat ditonjolkan bagaimana mengatasi sikap mereka egois tapi mengarahkan ke tujuan yang benar. Film ini didukung oleh para pemain senior seperti Surya Saputra Gito Gillas Karina Suwandi.


Nathan (Jefrri Nichols) dari awal diplot sebagai cowok bandel sedangkan Salma (Amanda Rawles) gadis berwatak lembut tak ingin kekerasan, dalam sequel ini percintaan mereka lanjut namun perilaku nakal Nathan selalu bikin ulah sehingga dia dikeluarkan dari sekolah, melihat hal tersebut ayah Salma ( Gito Gillas ) memutuskan Salma harus pisah dengan Nathan dan harus mengikuti kata sang ayah berpacaran dengan Ridho (Devano Dahendra). Selang waktu Nathan tak sengaja bertemu Rebecca (Susan Sameh) yang ingin mengakhiri hidupnya tapi Nathan berusaha membujuknya dan menjadikan Rebecca teman baiknya. Kehidupan Rebecca sangat berubah total sehinnga dia yakin Nathan yang mampu mengisi kekosongan hatinya selama ini. Apa yang terjadi justru berubah saat Nathan mengutarakan tujuannya selama ini dan hal itu membuat Rebecca sakit hati. Nathan merasa bersalah, demi persahabatannya dia ingin tetap membuat Rebecca nyaman hingga dia membuat sebuah perkumpulan remaja mengalami masa-masa susah. Sebuah pertemuan tak sengaja membawa Salma bertemu Rebecca dan Nathan yang menjadi puncak hubungan mereka harus direlakan dan dilupakan ada kehidupan masa depan harus diselesaikan ada tanggung jawab besar di depan mata mereka. Nah endingnya seperti apa ? saksikan sendiri kisah cinta mereka..



Rumitnya kisah cinta remaja dikemas secara apik, polemik masalah persahabatan dan percintaan dalam norma sosial budaya kita dalam taraf wajar menjadikan film bergenre Drama Romantis Remaja memang sangat menghibur terlepas cara mendidik anak remaja dibawah pengawasan orang tua menjadi inti benang merah film ini dan tentu saja bagaimana Nathan tetap berpegang teguh cinta dengan Salma dan menuruti kehendak orangtua masing-masing.

Dear Nathan Hello Salma tayang mulai tanggal 25 Oktober 2018, saya rasa tidak hanya anak remaja yang sedang jatuh cinta atau mereka yang mencari jati diri gak ada salahnya menonton filmnya dan orang tua juga saya mendorong menonton film ini karena sebagai orang tua yang baik selalu mendukung anak-anak ke masa depan yang gemilang, gelora cinta masa muda mereka juga tersalurkan dengan baik.

Overall : 7.5/10


Comments

Popular posts from this blog

Press Release : WESTWORLD Season 2 tayang segera

JAKARTA, 9 Maret 2018 – Drama serial peraih Emmy ® WESTWORLD kembali dengan sepuluh episode di season kedua bersamaan dengan A.S. pada Senin, 23 April jam 8.00 WIB eksklusif di HBO dengan penayangan ulang primetime jam 21.00 WIB di HBO. Tonton episodenya di HBO On Demand. Tonton sepuluh episode dari season pertama serial WESTWORLD yang mendapat pengakuan dari para kritikus, kapanpun di HBO On Demand. Season pertama juga akan tayang setiap Sabtu malam HBO mulai 24 Maret sampai 21 April. Tayang perdana di HBO pada 2016 dan menjadi serial anyar HBO yang paling banyak ditonton, WESTWORLD merupakan perjalanan kelam tentang sebuah awal dari kesadaran buatan dan evolusi dari kejahatan. Pemain dari season pertama antara lain Anthony Hopkins, Evan Rachel Wood, Thandie Newton, Ed Harris, Jeffrey Wright, James Marsden, Tessa Thompson, Sidse Babett Knudsen, Jimmi Simpson, Rodrigo Santoro, Shannon Woodward, Ingrid Bolsø Berdal, Ben Barnes, Simon Quarterman, Angela Sarafy

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung

REVIEW : FILM SUSUK : KUTUKAN KECANTIKAN

SUSUK : KUTUKAN  KECANTIKAN Produksi: Legacy Pictures,Visinema Pictures, Goodwork Duration: 102 minutes Dengan tema yang sudah lumrah di kalangan masyarakat khususnya wanita pemakain susuk menjadi bagian bagi mereka yang kurang percaya diri (Insecure) untuk tampil lebih lagi tak sekedar kecantikan belaka. Berawal seorang wanita muda bernama Laras (Hana Malasan) pekerja seks komersial mengalami kecelakan disebuah gedung, kasus tersebut membawa sosok politikus ternama. Sebenarnya Laras ingin keluar tapi kebutuhan dirinya tidak mencukupi, adiknya berprofesi sebagai mua pengantin , Ayu (Ersya Aurela) mencoba menolong lewat jalan pintas orang pintar karena pihak rumah sakit tidak mampu melepas benda asing dalam tubuh Laras, ditemani oleh Arman (Jourdy Pranata) , Ayu pun mencari berbagai cara untuk menyembuhkan Laras dengan pulang ke desanya, Dengan mendatangi Damar (Whani Dharmawan) seorang kepala desa yang membantu Laras dan Ayu setelah orang tua mereka meninggal, Ustad Rahmat (M.N. Qom