Setelah tayang dalam Korea Indonesia Film Festival (2025) tahun ini mendapatkan sambutan yang luar biasa dari pecinta film korea Boss sebuah film aksi komedi yang disutradarai oleh Ra Hee-chan (Going By The Book, Mr Idol). Film ini dibintangi oleh Jo Woo-jin, Jung Kyung-ho, dan Park Ji-hwan sebagai anggota gang yang terjebak dalam persaingan pergantian ketua, dilema antara perjuangan untuk mendominasi di dalam kelompok mereka dan pengejaran ambisi pribadi masing-masing setelah dilanda ketua mereka meninggal mendadak. Bagaimana tidak salah satu dari mereka Soon-tae (YoWooJin) ingin berhenti sebagai gangster dan menjadi seorang koki setelah menemukan pujaan hati, sikap dan perasan berubah demi keluarga dan anak gadis menginjak remaja tak ingin image seorang gangster melekat padanya. Persabahatan pada anggota gangster tak hanya kumpulan penjahat tapi sudah sebagai keluarga. Baek Seok Don, Boss mereka ditemukan bunuh diri secara mendadak yang akhirnya para tetua gangster mencari penganti secepatnya SoonTae, Kang Pyo (Jung Kyung-Ho) dan dan Pan Ho (Park Ji-Hwan) menjadi kandidat yang terkuat sebagai Boss berikutnya, segala cara menentukan siapakah yang berhak menjadi Boss berikut berjalan tak seperti yang diharapkan ternyata dalam kematian Boss ada cerita yang berbeda, konspirasi besar atas dasar masalah keuangan hutang yang besar pada Bank dan cara membereskan hanya menjual obat terlarang.
Boss meskipun berakar pada komedi, dari awal kita diperlihatkan adegan adu fisik perkelahian sebagai ciri khas gangster. Tanpa banyak bicara adegan demi adegan yang dinamis koreografi yang rumit dengan timing komedi yang tepat, menghasilkan serangkaian adegan yang menonjol membawa tawa penonton tak terhelakan. Film ini bukan termasuk yang rumit dicerna oleh setiap pecinta film korea rata-rata langsung pada poinya. terlihat penampilan Jo Woo-jin tampil luar biasa sebagai Soon-tae yang humble, tak ada keinginan sebagai ketua yang baru, bahkan chemistry-nya dengan Hwang Woo-seul (hye), yang memerankan istrinya, terasa tajam dan humoris. Park Ji-hwan memerankan Pan-ho dengan penuh semangat, menghidupkan badut antagonis selalu kalah, tempramen, ceroboh namun setia dalam organisasi, sementara itu kandidat yang terkuat tak lain adalah penerus yang sah Jung Kyung-ho justru kecintaan sebagai penari dia seringkali mencuri perhatian dengan penampilannya yang absurd. Peran pembantu Oh Dal-soo, dalam peran In-sol yang sudah tua, juga meninggalkan kesan yang kuat menjadikan oarang yang berpengaruh besar.
Sinematografi Yang Hyun-suk memberikan gaya gangster tahun 2000 menjadi gaya komedi segar, dengan penggunaan cahaya di settingan gelap menghasilkan gambar yang mencolok.ini tercercemin pada editing menjaga tempo yang cepat, dan dengan durasi 99 menit, alur cerita tidak pernah terasa berlebihan. Desain suara, baik melalui skor musik maupun adegan aksi, menonjol sebagai sorotan lain, terkadang langsung mendukung humor slapstick sebagai popcorn movie. Pada akhirnya, “Film Boss” menemukan nada yang konsisten. Struktur tiga babak yang biasa-biasa saja dan tema hangat tentang “ikatan keluarga” di antara anggota geng mencegah kekosongan cerita yang seharusnya serius tetapi film ini dapat diprediksi namun berhasil menjadikan film yang laya di tonton segenap keluarga , masuk katagori 17+ rasanya aman-aman saja, bukan yang menang menjadi Boss tapi justru yang kalah menjadi Boss Tayang mulai 5 November 2025 di CGV Cinemas, Cinepolis, FlixCinema dan 21Cineplex, rasakan kelucuan para anggota gangster dan persahabatan yang kental. Overall : 7.5/10




Comments
Post a Comment