Skip to main content

REVIEW : ROSARIO, Pesugihan Ala Budaya Mexico

Saya mengira film ini horor bernuasa religi katolik yang terjadi ketika salah berdoa meminta sesuatu dengan doa rosario namun berbeda dengan apa yang saya pikirkan, kisah seram dari sebuah pemyembahan dan sebuah sekte dikutip dari google, sebuah sekte yangmasih aktif hingga saat ini  berasal dari budaya Mexico adalah : Kobayende adalah salah satu roh atau dewa dalam kepercayaan Afro-Kuba yang dikenal sebagai Palo Mayombe. Agama ini berakar dari tradisi Afrika Tengah, khususnya dari orang-orang Kongo yang dibawa ke Kuba sebagai budak. Dalam Palo Mayombe, Kobayende memiliki peran penting sebagai:

  • Dewa penyakit dan kematian: Ia dianggap sebagai roh atau dewa yang bertanggung jawab atas penyakit dan kematian.
  • Raja orang mati: Ia juga dikenal sebagai raja orang mati.
  • Penyembuh: Menariknya, Kobayende tidak hanya dianggap sebagai pembawa penyakit, tetapi juga bisa menjadi penyembuh. Penganutnya percaya bahwa dengan menggunakan Nganga (sebuah altar sakral) yang didedikasikan untuk Kobayende, seseorang bisa mendapatkan kekuatan penyembuhan.
Dalam sejarah, agama-agama Afrika sering kali menyerap elemen-elemen dari agama Katolik yang dominan. Proses ini disebut sinkretisme. Dalam beberapa praktik Palo Mayombe, Kobayende disamakan dengan San Lázaro (Santo Lazarus). 
Kobayende juga sering diidentikkan dengan Babalu-Aye, dewa penyembuhan dari agama Lukumi (Santería). Hal ini menunjukkan adanya keterkaitan dan penyerapan kepercayaan di antara tradisi-tradisi Afrika-Karibia yang berbeda.  Ritual dalam Palo Mayombe berpusat pada sebuah altar suci yang disebut nganga, yang berisi benda-benda sakral dan dipercaya menjadi tempat bersemayam roh. Masing-masing nganga didedikasikan untuk roh tertentu, dan nganga yang terkait dengan Kobayende digunakan dalam ritual yang berhubungan dengan penyembuhan, penyakit, atau kematian. 
Berawal dari Rosario (Emeraude Toubia) sudah dewasa,sukses sebagai wanita karir dalam perusahaan besar mendapatkan kabar duka bahwa neneknya sudah meninggal dunia disebuah apartemen  hanya dia yang bisa mengurus pemakaman, dalam kondisi cuaca badai salju dan keterbatasan waktu, dia datang kembali ke apartemennya namun ayahnya bersikeras membantunya. Ketika dia sudah berada di apartemen atas bantuan pihak manajemen, saat masuk kedalam dia sudah merasakan kondisi kelam, bau dan tak terurus, sosok mayat neneknya sudah pindahkan ke sofa,banyak tanda-tanda aneh dalam sekujur tubunya, disinilah dia mengalami ganguan aneh terus menerus bahkan ketika mencoba membersihkan ruangan seringkali dia melihat ulat dari sebuah tempat, tanpa disadari dia teringat masa kecil ketika komuni pertama saat remaja melihat banyak hal-hal ganjil, sebuah lorong dia dapati dari bagian lemari menuju pada tempat penyembahan apa yang nenek lakukan selama hidup, dicarilah cara untuk memutuskan kutuk jahat yang mengikatnya. Sebuah buku mantra ditemukan namun usaha tersebut gagal beberapa kali, Rosa tak menyerah sebelum fajar pagi dia tetap berusaha menghancurkan hingga roh kobayande dapat ditaklukan. Ayahnya mendapati dalam kondisi tergeletak lemas dan justru membuk tabir mendalam apa yang mereka lalukan saat berada di Amerika.
Dalam budaya kita Indonesia mengenal sebuah ritual  pesugihan untuk keselamatan dan kesuksesan yang tak pernah luput dari korban yang harus mereka lalukan demi meraih semuanya itu, tak ada sesuatu instan demi kebahagian dengan cara seperti ini atau usaha kerja keras atas pekerjaan halal. Ya, pasti ada sebab akibat, begitu Ros sadar betul ternyata neneknya menyimpan rahasia terdalam atas kedua orang tuanya tujuan untuk menutuskan kutuk namun dia tak tahu hingga dewasa, usaha orang tua membawa dia dalam kandungan berharap negara maju membawa berkah kehidupan yang lebih baik, tapi kenyataan tidak berjalan mulus. Film ini menitik beratkan pada yang terjadi suatu saat, penggunan element psikologis horor, penonton dapat merasakan ketakutan cukup mendebarkan, Budaya dan Agama menjadi sebuah simbol mutualisme masih erat hubungan dengan dunia mistis, terlihat banyak simbol okultisme terpampang jelas di apartemen menujukan bahwa waktu mereka berada masih tetap menjalankan ritual, dalam dunia katolik Rosario adalah sebuah doa yang dipanjatkan kepada Bunda Maria,namun dalam film ini Rosario adalah sosok wanita sukses sudah melupakan TuhanNya apa yang terjadi bukti kerja kerasnya. Sutradara Felipe Vargas mengingatkan pada kita segala sesuatu yang terjadi tidak kebetulan saja namun dibalik semuanya ada sesuatu ntah itu kekuatan mistis atau kekuatan Maha Kuasa. ROSARIO menjadi jawaban orang beriman dari sebuah film betapa pentingnya keyakinan kita merubah masa depan tanpa harus berakar dari kekuatan mistis hanya Tuhanlah kekuatan kita, Bukan film yang sempurna sebagai film horor namun cukup jelas bagi kita melihat kekuatan jahat tidak muncul secara tiba-tiba, Film yang tayang mulai tanggal 31 Oktober 2025, jangan lewatkan salah satu film horor yang layak untuk ditonton terlebih anda suka dengan suasana Halloween.

 

 

Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW FILM ANIME : The Dangers in My Heart: The Movie

The Dangers in My Heart: The Movie merupakan  film yang menawarkan kisah remaja dengan cara yang jujur dan manusiawi. Ceritanya berpusat pada Kyotaro Ichikawa dan Anna Yamada , dua siswa SMP yang sangat berbeda, namun perlahan saling mendekat melalui momen-momen canggung yang terasa nyata. Kyotaro adalah anak introvert yang cenderung menyendiri. Ia punya minat yang tidak biasa untuk anak seusianya: membaca buku tentang anatomi dan hal-hal gelap, serta mendengarkan musik metal. Di balik itu, ia sebenarnya penuh keraguan, kesepian, dan rasa tidak percaya diri. Pikiran gelapnya bukan tanda kebencian, melainkan cara seorang remaja menghadapi dunia yang terasa menekan. Sebaliknya, Anna Yamada adalah gadis populer di sekolah. Ia ceria, energik, dan secara penampilan terlihat lebih matang dibanding teman-teman sekelasnya. Namun di balik citra itu, Anna punya sisi polos, ceroboh, dan rakus makanan yang membuatnya sangat manusiawi. Ia bukan sosok sempurna, melainkan remaja yang sedang bel...