Film Sukma akan menyajikan genre horor yang tidak biasa. Memadukan unsur jumpscare dengan adegan-adegan drama yang powerfull dari para pemain bintang A-List. Tak hanya itu, film ini juga membawa tema yang menarik, tentang kecantikan dan keabadian yang banyak didamba oleh para perempuan, dengan simbol cermin di film sebagai sebuah refleksi garis antara keabadian dan ketidaksempurnaan. Selain duduk sebagai sutradara sekaligus menjadi produser bersama David Wong, serta penulis skenario bersama Ratih Kumala. Film Sukma menjadi film panjang ketiga produksi Tiger Wong Entertainment.
“Menyeimbangkan antara sisi komersial dan idealisme karya film ini benar-benar saya jaga. Sebagai horor, tentu tetap akan ada jumpscare, namun, film Sukma lebih dari itu. Ada sebuah sah yang ompleks, tentang kecantikan dan keabadian yang Selalu menjadi keresahan perempuan, serta kisah cinta yang akan membuat penonton terkejut. Sukma adalah horor yang berbeda, dengan elemen cermin sebagai penyambungnya. Di sini akan ada banyak adegan yang membuat penonton refleks kaget,” ujar produser, sutradara, dan penulis film Sukma Baim Wong.
Berawal mengikuti kisah kepindahan Arini (Luna Maya) dan keluarganya ke kota kecil untuk memulai hidup baru. awalnya tak ada yang mencurigakan, suami kedua Pram (Oka Antara), beranggapan tidak ada yang aneh, wajar rumah lama, Namun sejak kejadian anaknya sering mengalami gangguan hal itu justru berbalik menjadi petaka setelah mereka menemukan sebuah cermin kuno di ruang rahasia. Serangkaian keanehan terjadi. Belum lagi kemunculan suami pertamanya, Hendra (Ferdi Nuril) baginya menambah beban atas masalah yang terjadi, terlebih Hendra dianggap pengidap penyakit jiwa. Suara dan penampakan yang tidak diduga membuat Arini cemas akan keselamatan dirinya dan keluarganya. Ditambah lagi munculnya sosok misterius Ibu Sri (Christine Hakim). Sebagai orang yamg mengurus rumah ini, sepertinya dia menyimpan rahasia tersembunyi tentang penghuni sebelumnya,waktu terus berjalan dan Arini harus mengungkap masa lalu dan misteri cermin tersebut, sebelum semuanya terlambat dan Arini kehilangan semuanya.
Setelah film lembayung mengangkat tema pelecehan seksual dibalut cerita horor, kali ini Baim Wong menyoroti yang relevan khususnya para wanita soal kecantikan dan umur panjang, dengan kisah langsung pada intinya, permainan cgi makin bagus serta pengenalan karakter makin jelas bahkan shot shot angle kamera meningkatkan andrenalin ditambah cahaya membuat ketakutan secara psikilogis penonton merasakan juga. Mencekam dengan tata suara menjadi bagian cerita ini makin dalam. Sukma, telah memberikan pengalaman baru bagi penyuka film horor, tak main-main selama 1 tahun lebih dipersiapkan secara matang dari BW Entertaiment membuktikan filmnya layak ditonton yang mulai tanggal 11 September 2025, dan direncanakan 20 negara eropa dan asia membeli hak tayang di negaranya. Sebuah pencampain baru dari Baim Wong. Terlepas ada kekurangannya Sukma memberikan twist yang sepertinya akan dilanjutkan pada sequelnya. Overall : 8/10

.png)
.png)

Comments
Post a Comment