Sinopsis
Menggambarkan kisah Red Sonja, seorang pemburu barbar yang diperbudak
oleh seorang tiran yang berusaha menghancurkan rakyatnya. Untuk
mendapatkan kembali kebebasannya, dia harus mengumpulkan sekelompok
pejuang yang tidak diduga untuk menghadapi tiran, Dragan, dan istrinya
yang kejam, Dark Annisia, Apakah Red sonja berhasil mengalahkan Dragan? , 
Berbeda dari cerita aslinya tahun 1985 secara cerita dan karakternya, alurnya terasa lambat padahal kita di suguhkan visual pemandangan alam luar biasa dengan iringan sccoring musik masuk dalam ceritanya, membalaskan dendam karena semua sukunya dibunuh oleh Dragan atas keinginan mencari sebuah kitab kehidupan menambah umur panjang serta pengetahuan yang luar biasa mampu mengontrol dunia ini dibawah kakinya. ketika Red Sonja ditawan maka salah satu jalan harus saling membunuh (rage visual ala gladiator sangat terasa) mendapatkan kebebasan sebagai Dagmanti (budak) yang sebagian besar gagal memberikan kontribusi berarti pada mitologi yang sangat ingin dikembangkan di sini. Adegan berlari lambat di depan ledakan, perang gerilya di hutan yang terbakar Sonja jauh lebih meyakinkan dengan pisau atau busur panah daripada pedang lebar, sesuatu yang dia hadapi secara langsung, dibalik semuanya ini filmnya memberikan akhir yang gila dengan aksi yang relatif baik dan kekerasan yang cukup brutal. Kepuasan sebagian terpenuhi, dengan nuansa kotor dan berlebihan dari sumber komiknya yang tidak sepenuhnya terealisasi dalam segala kebodohannya yang sering kali mencolok, pendekatan yang lebih ‘realistis’terhadap materi ini kehilangan kesenangan yang ada, Namun, ada sesuatu yang sangat mirip cerita film Solomon Kane dalam arti yang baik, momen-momen sihir gelapnya menggoda dan menarik, tema pejuang lingkungan hidupnya ambisius Film Red Sonja berdurasi 110 menit ini secara umum menceritakan kisah yang cukup baik dengan ruang yang tersisa, dan hanya saja plot masih kurang sana sini sebagai remake unutk ekspektasi penonton berubah total.



Comments
Post a Comment