Skip to main content

REVIEW : BAGHEAD, Dari short movie ke layar lebar

    Baghead

    Directed : Alberto Corredor

    Production : Studio Canal

    Runtime  : 1h 34m

Sebenarnya Baghead mempunyai daya jual yang tinggi dalam pecinta film horror di tanah air, bisa saja hal-hal mistis kerap dibuat dalam film karena rasa penasaran aktivitas dunia gelap seakan-akan bagian dari sebuah budaya kita orang asia, berkomunikasi dengan arwah, ya pastinya semua culture  negara Asia ada bahkan benua Eropapun mengenal hal tersebut ditambah pengaruh sekte tertentu menambah keinginan penonton makin besar, Baghead berawal dari short movie 15 menit oleh sutradara sendiri Pada tahun 2017, Alberto Corredor yang memenangkan penghargaan berjudul 'Baghead', yang berpusat pada seorang pria yang dihantui kesedihan dan mengajukan pertanyaan yang hanya bisa dijawab oleh arwah itu sendiri, nah tahun 2024 dibuat dalam versi layar lebar dimana cerita makin complex. 

Iris (Freya Allen) hidup tak menentu namun dalam keterpurukan, mendiang ayahnya (Petter Mullen) mewariskan sebuah rumah serta sebuah pub kuno. Sebuah instruksi lewat video vhs menyatakan Iris adalah pewaris tunggal dan majikan baru penunggu ruangan basement, ada aturan tidak boleh dilanggar  dia mendatangani surat perjanjian pemilik atas entitas di basement. Pria muda datang ke pubnya (Neil (Irvine) ingin sekali berbicara untuk terakhir kalinya sebagai penutup mengucapkan selamat tinggal medndiang istrinya Sarah, namun saat berkomunikasi, ada hal yang menganjal belum terjawab, apakah murni kecelakan atau justru hal lain. Dalam waktu 2 menit Iris harus menghentikan komunikasi Neil jika tidak, sosok menyeramkan tiba-tiba berubah wujud buruk akan menguasai pikiran kita dan melakukan kehendaknya. Kejadian tersebut membuat Iris penasaran kenapa ayahnya meninggal, dengan serentetan kejadian aneh maka dicari jawabannya yang mengarah cerita masa lalu ada wanita penyihir mempunyai kekuatan memanggil arwah namun dirinya diperlakukan semena-mena, para bangsawan ini menuduh si wanita ini merupakan penyihir jahat harus dibakar hingga tewas, kematiannya disembunyikan dalam ruangan bawah tanah hingga suatu saat penerus bangsawan melakukan ritual dengan membongkar ruangan tersebut ingin menguasai ilmu membangkitkan orang mati namun berujung pada kematian para penerus. Katie (Rubie Baker) justru mendukung Iris untuk menutup basement, mengendalikan kekuatan dan mengalahkan Baghead, tapi apa daya Iris bersikeras sebagai penerus mampu mengendalikan Baghead. Mengetaui kebenaran apa yang terjadi Katie ingin menolong Iris tapi yang terjadi justru dia menjadi korban Baghead. Sisi lain ternyata  sahabat Inilah Neil untuk merebut akte perjanjian pewaris kekuatan si penyihir rela melakukan apa saja, yang penting bertemu istrinya walaupun dia membunuh Iris mendapatkan kekuasanya tersebut.

Freya Allan membuktikan bakatnya saat membintangi The Witcher, dan Ruby Barker bersinar di Bridgerton. Film ini juga dibintangi oleh Jeremy Irvine yang terkenal lewat film Mamma Mia 2 dan War Horse. Kekuatan cerita sudah lebih baik tapi eksekusi Alberto Corredor belum mampu layaknya film horor sejenis seperti Ouija,Talk to me karena setiap kejadian kurang begitu mengena, dengan spesial efek cukup bikin kaget, Baghead terlepas dari lokasinya yang unik dan para pemerannya cukup kompeten di sini, dan mereka semua cukup menyenangkan kembali hadir di layar kaca kita, tapi tidak ada yang mendekati penampilan terbaik dalam karir mereka rasanya ada bagian kurang greget mengisi durasi 90 menit, walaupun jumpscare kita jumpai muncul teriakan bikin ketakutan yang akhirnya begitu saja.Bagi pecinta film horor dapat merasakan atmosfir ketakutan ala Baghead tayang mulai tanggal 2 Februari 2024 hanya di jaringan cinema21. Overall : 6.8/10.


 

Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW FILM ANIME : The Dangers in My Heart: The Movie

The Dangers in My Heart: The Movie merupakan  film yang menawarkan kisah remaja dengan cara yang jujur dan manusiawi. Ceritanya berpusat pada Kyotaro Ichikawa dan Anna Yamada , dua siswa SMP yang sangat berbeda, namun perlahan saling mendekat melalui momen-momen canggung yang terasa nyata. Kyotaro adalah anak introvert yang cenderung menyendiri. Ia punya minat yang tidak biasa untuk anak seusianya: membaca buku tentang anatomi dan hal-hal gelap, serta mendengarkan musik metal. Di balik itu, ia sebenarnya penuh keraguan, kesepian, dan rasa tidak percaya diri. Pikiran gelapnya bukan tanda kebencian, melainkan cara seorang remaja menghadapi dunia yang terasa menekan. Sebaliknya, Anna Yamada adalah gadis populer di sekolah. Ia ceria, energik, dan secara penampilan terlihat lebih matang dibanding teman-teman sekelasnya. Namun di balik citra itu, Anna punya sisi polos, ceroboh, dan rakus makanan yang membuatnya sangat manusiawi. Ia bukan sosok sempurna, melainkan remaja yang sedang bel...