Skip to main content

REVIEW : VIRGO & THE SPARKLINGS

VIRGO & The Sparklings

Sutradara : Ody Harahap

Production: Screenplay Bumilangit

Durasi: 1h 47m

Disinyalir dari press rilis saat pemutaran gala premiere di Epicentrum XXI tanggal 28 Februari 2023 bahwa, Film “Virgo & The Sparklings” adalah bagian dari Jagat Sinema Bumilangit, yang dibuka dengan patriot pertamanya, yaitu Gundala (tayang 29 Agustus 2019) dan disusul Sri Asih (17November 2022). Tak sampai di situ, keluasan Jagat Sinema Bumilangit akan berlanjut pada film-film dan serial-serial lain yang tengah diproduksi oleh pihak studio, Screenplay Bumilangit. Setelah film “Virgo and the Sparklings” akan tayang serial “Tira” (dibintangi oleh Chelsea Islan) untuk khusus tayang di kanal Disney+ Hotstar. Hal ini menunjukan keseriusan mereka dalam mengadaptasi superhero lokal makin disukai oleh masyarakat pecinta komik dan film Indonesia, antusias saat peluncuran trailer beberapa waktu lalu sudah terasa atmosphernya.

Berkisah Riani (Adhisty Zara) sejak kecil mempunyai kemampuan mengeluarkan percikan api tapi kehidupan sehari-hari selalu bermasalah hingga diakhirnya pindah sekolah dan bertemu 3 anak remaja lainnya, Riani berusaha menyembunyikan kekuatannya mencoba berurusan dengan kehidupan remaja sehari-hari yang "normal", cinta, dan persaingan bersama sahabat dan teman band-nya, Ussy dan Monica. Sambil belajar mengendalikan kekuatan api & sinestesia, namun sebuah kejadian misterius teror anak-anak kesurupan untuk melawan orangtua mereka, awalnya mereka tak ambil pusing saat pertama kali mendengar kejadian tersebut tapi salah sahabat mereka mengalami juga, Riani bersama ketiga sahabat berusaha melatih kekuatan menjadi senjata menghadapi orang-orang yang kesurupan,dan melawan sosok berjubah hitam,berusaha melepaskan mereka dari ganguan tersebut. Visi mereka tak hanya sebagai pemain band tapi menolong banyak orang.

Secara garis besar film terasa fun adegan demi adegan gak pusing dari segi editing tak masalah karena tujuannya alur cerita yang menyenangkan, villian pun sangat pas, soundtracknya cocok ditelinga serasa membawa nyawa dalam setiap adegan. dengan cirikhas remaja jadi film ini termasuk keluarga Jadi bisa dinikmati dari anak anak sampai orang tua. Bukan hanya itu, film ini juga diisi dengan musik energetik seperti yang terlihat di trailer yaitu “Sahabat Angin” yang dinyanyikan Adhisty Zara dan lagu cover dari Potret “Salah”.


Terlepas ada beberapa plot hole tanpa mengurangi kenikmatan film ini, kita tetap terbawa suasana kekonyolan mereka, spontantas gaya remaja lugu polos hadir tepat sasaran. Dari segi visual effect, custome masih bagus kedua film sebelumnya Gundala, Sriasih full custome. Mungkin ini gambaran film remaja yang gak banyak pemakain custome khusus seperti kita liat serial tv superehero remaja buatan amerika, budaya anak Indonesia melekat dengan seragam sekolahnya oh ya dalam serial webtoon justru mahasiswa tapi ini dibuat untuk remaja yang saya kira sangat pas. Disamping koreofighting terasa kaku begitu saja tak ada sesuatu yang baru. Ingat diakhir cerita diberikan twist untuk film selanjutnya , secara keseluruhan Virgo & The Sparklings membawa angin segar film bertema superhero dalam naungan Jagat sinema BumiLangit sederhana, santai menghibur banget dan pesan moralnya sebagai anak kita tetap patuh pada orangtua dan berani bersikap apa yang dijalani memang benar untuk masa depannya. Tokoh Virgo diciptakan oleh Jan Mintaraga dan diperkenalkan pertama kali diperkenalkan dalam komik serial Kapten Halilintar: Ghorghon pada tahun 1973 terbitan Sastra Kumala. 44 tahun berselang setelah diperkenalkan oleh Jan Mintaraga, pada tahun 2017. Virgo & The Sparklings tayang mulai 2 Maret 2023 diseluruh bioskop Indonesia, Overall 8/10.


 

Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW FILM ANIME : The Dangers in My Heart: The Movie

The Dangers in My Heart: The Movie merupakan  film yang menawarkan kisah remaja dengan cara yang jujur dan manusiawi. Ceritanya berpusat pada Kyotaro Ichikawa dan Anna Yamada , dua siswa SMP yang sangat berbeda, namun perlahan saling mendekat melalui momen-momen canggung yang terasa nyata. Kyotaro adalah anak introvert yang cenderung menyendiri. Ia punya minat yang tidak biasa untuk anak seusianya: membaca buku tentang anatomi dan hal-hal gelap, serta mendengarkan musik metal. Di balik itu, ia sebenarnya penuh keraguan, kesepian, dan rasa tidak percaya diri. Pikiran gelapnya bukan tanda kebencian, melainkan cara seorang remaja menghadapi dunia yang terasa menekan. Sebaliknya, Anna Yamada adalah gadis populer di sekolah. Ia ceria, energik, dan secara penampilan terlihat lebih matang dibanding teman-teman sekelasnya. Namun di balik citra itu, Anna punya sisi polos, ceroboh, dan rakus makanan yang membuatnya sangat manusiawi. Ia bukan sosok sempurna, melainkan remaja yang sedang bel...