Skip to main content

REVIEW : SHARK BAIT


SHARK BAIT

Directed : James Nunn

Production : Ingenious Media

Runtime : 87 Minutes

Dari judulnya kita sudah menebak teror apa yang terjadi jadi tak ada salahnya jika anda berharap lebih dari sekedar serangan hiu, Sudah banyak cerita tentang hiu pemangsa ya sineas James Nunn berharap film ini masih dapat dinikmati, Sekelompok anak muda sedang menikmati liburan musim semi disebuah daerah pantai, liburan berjalan normal tanpa kenakalan yang berarti baginya harus ada cerita, para pemuda mencuri jetski untuk bersenang-senang hingga jauh dari pantai tak peduli bahaya keselamatan, kesenangan semata menjadi pilihan hingga ketika jetski saling menabrak dan salah satu pemuda terluka dan hanya satu jetski yang bisa dipakai, disinilah teror mulai terjadi seekor hiu langsung menyerang mereka satu persatu, Biasanya memang ada karakter pengecut, banyak omong dan sok pemberani, disini semua hal tersebut terjadi. Film ini mengalir begitu saja tak ada yang istimewa namun tetap intens ketakutan akan binatang itu.


Sutradara James Nunn memang tidak terkenal dalam film layar hanya beberap filmnya itupun tidak masuk box office karena berasal dari studio kecil, dengan pengembangan cerita tidak terlalu sukar tak heran karakter yang bermain juga pas-pasan. Sebagai hiburan dikala jenuh boleh juga tuk di tonton, anda gak harus cape mikir alurnya tau-taunya sudah selesai. Berawal nama judul film Jetski ntah kenapa diganti Shark Bait tapi memang mengarah kesana, seperti saya tulis diatas petualangan liburan ditengah musibah justru penyerangan tiba-tiba hiu besar kepada mereka, Shark Bait layaknya film dengan bujet rendah tak banyak mengandalkan CGI yang bagus tapi masih oke dengan banyak darah dan gigitan terasa asli dengan mengandalkan lokasi terbatas. Yang menarik film masih mampu membuat rasa takut dan tegang penonton selama 87 menit, usaha mereka saya kira cukup berhasil
SHARK BAIT tayang mulai tanggal 20 Juli 2022 di Bioskop kesayangan anda.

 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena