Skip to main content

REVIEW : DOG

DOG

Directed : Reid Carolin, Channing Tatum

Production : MGM , FilmNation , United Artist

Runtime : 1 Jam 40 Menit

Bermula saat Army Rangers Briggs (Channing Tatum) ingin kembali bertugas setelah yakin  kesehatan sudah membaik akibat perang beberapa waktu lalu, Briggs percaya akan kemampuan dirinya namun mengalami kegagalan hingga Kapten mempercayakan membawa seekor anjing bernama lulu berdarah Belgian Mallenois kepada tuanya yang telah tiada, baginya ini sangat mudah tidak ada masalah berarti, maka Briggs dengan senang hati membawa Lulu namun dalam perjalanan inilah yang membuat Briggs mengalami pemulihan akan kesetiaan akan sebuah persahabatan tak sekedar tugas, LuLu yang rupanya jinak masih trauma akan dentuman suara dan seringkali lulu merasa tertekan Briggs mencoba menenangkan lulu tapi usahanya tidak berhasil. Ada sebuah diary tentang kehidupan lulu saat ikut berperang begitu banyak pengorbanan bagi tentara hingga lulu di juluki pahlawan sebenarnya. 

Film mengambarkan bahwa binatang punya kenangan bersama orang yang dicintai selama masih hidup dan merasakan kesedihan, marah jika tuannya merasa terancam. Bagi para pecinta binatang seperti anjing rasanya film ini makin mengerti dan sadar akan keberadaanya, begitu juga film ini dedikasikan untuk para Polisi dan Tentara yang sering disebut Unit K-9.  Channing Tatum menjadi sutradara pertama dalam film ini mendapatkan pujian yang baik karena tahu bahwa  penonton akan menyukainya, terlepas dari film tentang anjing seperti Dog Journey , Hachiko , dan Megan Leavy. Banyak yang harus dikupas secara dalam baik segi emosi, persahabatan dan karakter Film DOG memberikan angin segar dengan bujet $15 Million berhasil masuk $50 Million artinya naik 3x lipat secara Tatum belum begitu pengalaman sebagai sutradara, sebuah langka yang luar biasa. Rod Trip movie Tatum dengan Lulu sangat menyenangkan dengan durasi 1 jam 40 menit tidaklah sia-sia sebuah usaha yang patuh diancungi jempol bagi aktor Channing Tatum terus berkarya di film selanjutnya

Film yang sangat menyentuh dari pikiran si lulu tertuang dalam tingkahnya dan berapa adegan membuat kita tertawa dan sedih sekaligus, tanpa berekspetasi panjang film DOG akan tayang segera di Bioskop Indonesia . Overall : 6.5/10 


 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena