Skip to main content

REVIEW DORAEMON STAND BY ME 2

DORAEMON, STAND BY ME 2

Directed : RYUCHI YAGI, TAKASHI YAMAZAKI

Production : TOHO, ODEX

Runtime : 96  Minutes

Setelah sukses dengan film pertama tahun 2014 - Doraemon Stand By Me  bahkan sempat ada rumor kalau filmnya merupakan kisah akhir dari Doraemon dan Nobita, namun tak disangka tahun 2020 tayang lanjutan part 1 tahun 2014 dimana Nobita menjelajahi mesin waktu masa lalu dan masa depannya, ini lah yang menjadi focus utama alur cerita Stand By Me 2, karena pandemic corona melanda dunia jadwal tayang diundur hingga tahun 2021, tapi semanggat pencinta Doraemon tak akan pernah pudar dengan hadirnya kisah lanjutannya. Dibuka animasi wajah Doraemon merayakan 50 tahun berlanjut cerita satu hari menjelang pernikahan Nobita dan Shizuka. Cinta pertama sejak masih kecil hingga dewasa, kehadiran Shizuka memang membuat Nobita yang selalu manja, ceroboh, terkesan bodoh serta seringkali menanggis tetap membuat keputusan tepat bagi Shizuka menikahi Nobita namun apa yang terjadi pada hari pernikahan diwarnai tingkah Nobita yang aneh, Doraemon menjadi jalan keluar bagi setiap masalah Nobita, perjalanan pertama yang dilakukan mengunjungi neneknya disaat kecil, percakapaan membuat Nobita merasa bersalah tidak bisa mewujudkan mimpinya, kemudian beralih Ketika masih kecil kenapa dia begitu kecewa dengan namanya. Dalam perjuangan bolak balik ke masa depan tidak mudah bagi Nobita karena harus menyelamatkan diirinya pada masa depan sesuai keinginan menikahi Szhizuka. 

Jika diliat dari posternya sudah menjawab alur ceritanya, tapi lika liku perjalanan Nobita yang membuat dia makin dewasa dengan keputusan yang ada, banyak pesan moral yang kita bisa ambil dari film ini. Sungguh diluar dugaan alur cerita sangat menarik selama durasi 96 menit kita dibawa sebuah pengalaman masa kecil, saat remaja dan saat dewasa. Alur time travel dibuat semudah mungkin bagi penonton khususnya remaja dewasa, tidak cocok bagi anak-anak kecil. Visual masa depan begitu cerah dan memukau, grafisnya juga sangat bagus. Ada banyak moment yang membuat kita mengerti hubungan Nobita dengan Neneknya, orangtuanya yang begitu berharap banyak. Film ini juga mengajarkan jangan pernah putus asa dalam menghadapi hidup, persoalan keluarga yang akan datang adalah tanggung jawab sejak kita menemukan pasangan, takut menghadapi kenyataan yakinlah dengan pasangan kita menghadapi bersama-sama. Sebuah cerita menyentuh diisi joke-joke yang membuat kita sadar akan diri kita sendiri, mengatawain diri kita untuk bangkit bukan membencinya atau mengasihani seolah-olah hanya kita yang menderita.Senang, Bahagia, Sedih dan pastinya seru. Nobita selalu gagal dalam ujian tapi menikah dengan wanita cantik pujaannya kata ayah Nobita

Undangan Nikah Nobita

DORAEMON STAND BY ME 2 , mulai tayang tanggal 19 Februari 2021 di jaringan bioskop CGV Cinemas, Cinepolis dan jaringan 21 Cineplex yang sudah mulai buka di lokasi-lokasi yang telah dinyatakan aman, dengan tetap menjaga protocol Kesehatan dan jaga jarak. Yang rindu nonton ke bioskop silakan mampir ajak pasangan, sahabat, teman atau keluarga . Bagi yang bawa anak kecil mohon dibawa pengawasan orangtua. Stand By Me 2 meraup Box Office di Jepang akhir tahun 2020 disaat pandemi $ 25.7 Million, sebuah angka yang fantasis bagi perfilman Jepang saat ini. Ada banner khusus depan studio layaknya undangan pernikahan sesungguhnya, dan kamipun yang datang memakai batik sebagai tanda undangan yang hadir.



Overall : 8/10

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena