Skip to main content

REVIEW : UNHINGED 2021, AMARAH DIJALAN RAYA

UNHINGED

Directed : DERRICK BORTE

Production : INGENIOUS MEDIA, BUREK FILMS

Runtime : 93  Minutes

Apa yang terjadi di kota besar kemacetan  menjadi rutinitas setiap hari di jalan raya disaat jam sibuk kantor dari subuh hingga jam tertentu, nah seringkali kita terburu-buru oleh waktu yang membuat kita emosi seketika dan belum lagi masalah yang kita alami sebelumnya sangat berpengaruh dalam perjalanan. Masalah terbesar dalam kecelakaan mobil di jalan raya adalah tingkat emosi si pengendara itu sendiri yang menentukan pikirannya disaat berada pada sebuah kondisi tertentu tertutama kemacetan. Salah satu masalah yang seringkali timbul diceritakan dalam alur film UNHINGED bagaimana latar belakang masalah emosional, keluarga, pekerjan bahkan pernikahan yang buruk menjadi pemicu bagi masalah dengan orang lain. 

 

Tom Cooper (Russel Crowe) dalam keadaan depresi berat setelah membunuh istrinya kabur dalam perjalanan tak sengaja bertemu Rachel (Carren Pistorius) saat mengantarkan anak lakinya ke sekolah namun disaat lampu merah tidak sabar mengklakson berkali-kali, Tom merasa tidak terima dengan tindakan Rachel, hanya kata minta maaf sajalah baginya persoalan ini beres, merasa tidak bersalah Rachel tetap melaju kendaraannya, disaat berada di pom bensin dia merasa ada mengikutinya selama di jalan, inilah alur cerita awal yang makin intense membuat kita menahan napas karena kebrutalan seseorang depresi melebihi kekuatannya, bahkan kita disuguhkan kejadian membuat kita teriak akibat adegan demi adegan yang gak masuk akal tapi memang apa yang terjadi jika kita pada posisi yang sama. Masalah sepele bisa menjadi besar Ketika berada di jalan raya.


Kedua karakter sangat bermain apik, Russell Crowe bertubuh tambun mampu menjadi psikopat jalanan, Carren menjadi sosok single mother yang mempertahankan semua keberadaannya menjadi tumpuan dalam kehidupannya.Sutradara Derrick Borte (The Joneses) sudah berhasil membuat film genre thriller psikologi dengan box office $ 42.8 Million tidak jauh dari bujet $33 Milion setidaknya dia mampu mengdirect film komedi beralih pada aksi jalanan dengan plot asik diikuti.Tidak berharap banyak karena banyak tipe film road rage seperti ini, dengan premis yang sederhana tidak muluk-muluk aksi ketegangan dijalan raya menjadi daya tarik tersendiri dengan prespektif si pengendara atau penonton. Sangat fun rasanya durasi 93 sudah cukup menjelaskan benang merah film UNHINGED.

Tayang mulai 25 Februari 2021 hanya di jaringan XXI yang sudah beroperasi, mohon cek lokasi bioskop terdekat rumah tinggal para moviegoers.

Overall : 7/10 


 


 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak