Skip to main content

Review : Terbang Menembus Langit


Terbang Menembus Langit 
Pemain : Dion Wiyoko, Laura Basuki, Chew Kin Wah, Delon Thamrin, Baim Wong,Dinda Hauw
Sutradara: Fajar Nugros
Produksi: Demi Istri Productions
Durasi : 1 Jam 51 Menit

Berangkat dari kisah nyata motivator sukses keturuna Tionghoa Onggy Winata diangkat ke layar lebar dibawah besutan sutradara Fajar Nugros dan di Produksi oleh Demi Istri Production yang tayang tanggal 19 April 2018 mendatang., kisah kehidupan berawal dari keterpurukan bermacam-macam hingga suatu saat sukses. Diperankan oleh Dion Wiyoko, Laura Basuki, Chew Kin Wah, Delon Thamrin, Baim Wong,Dinda Hauw dan masih banyak lagi.  Nah film biopik di Indonesia memang tergolong sedikit dibandingkan bergenre lainnya seperti Komedi, Horor ataupun Drama. Banyak pesan positif yang disampaikan lewan film biopik salah satunya berjudul Terbang Menembus Langit. Film berseting di Tarakan Kalimantan, Surabaya dan Jakarta sesuai apa yang diceritakan oleh Onggy Winata, uniknya saat pengambilan gambar di Tarakan dari rencana 7 hari perjalanan justru menjadi 10 hari lebih perjalanan karena lokasi yang dituju masuk pedalaman serta pasang surutnya ombak di laut membuat crew harus extra keras menyelesaikan tugasnya bahkan penduduk sekitar sangat cuek dengan kehadiran tim produksi film ini hingga pertemuan dengan pemerintah setempatlah proses pengambilan berjalan lancar tanpa kendala yang berarti. 

Berawal dari keluarga Tionghoa miskin, ayah di perankan oleh Chew Kin Wah , putra bungsu dari 7 saudara  Chun/ Onggy ( Dion Wiyoto ) ingin merubah nasib keluarganya yang sangat miskin dengan berbekal sekolah hingga SMA, Chun ingin melanjutkan kuliah di Surabaya. Keinginan ditentang oleh sebagian keluarga lantaran kondisi keuangan namun keluarga memutuskan  Chun pergi ke Surabaya dan tinggal sementara di saudaranya, dia berjanji mencari kost sendiri nanti. Ketika mendapatkan kost bersama 4 rekan Chun mendaptkan ide untuk menambah bayar kost berjualan buah apel pada salah satu pedagang buah namun gak lama cerita sukses tertipu oleh pedagang tersebut, hal yang tak disangka-sangka ketika dia bertemu Candra ( Laura Basuki ) wanita yang dia temui di salon terdekat.Chun hingga berkali-kali ke Salon dan Chun memberanikan diri melamar Candra dan tak lama kemudian mereka menikah. Apa yang di lakukan Chun tak jauh beda jatuh bangun perjuangan membuat ingin sekali menyerah, Candra yang awalnya begitu setuju lambat laun harus menerima penyesalan hingga anak mereka lahir dan harus pindah ke Jakarta demi merubah nasib mereka. puncaknya saat kerusuhan Mei 1998 , mereka hampir mengalami hal yang pahit namun ditolong oleh salah satu warga. 

Setiap orang sukses selalu dalam posisi paling terbawah sampai seseorang tak punya apa-apalagi untuk dipertahankan disinilah keberhasilan muncul atau sama sekali tidak ada jalan keluar. perjuangan seseorang memang tidak dapat dilihat dari harta yang mereka miliki tapi bagiamana keluarga perperan penting dalam usaha manusia. Inilah yang ingin disampaikan oleh Fajar Nugros dalam film Terbang Menembus Langit. Sebuah film yang sarat akan Pendidikan, Keluarga, Pengorbanan, dan Kesetiaan Cinta mewarnai kehidupan seseorang tanpa hal ini tak mungkin semuanya berhasil. Film tak hanya serius dalam penyampain ada humor guyonan khas daerah mereka, Salute untuk Dion Wiyoto dan Laura Basuki berakting totalitas dalam menjalanin peran ini, begitu juga pemain lainya. 

Bagi pengemar film Indonesia tak salahnya menonton Terbang Menembus Langit yang tayang tanggal 19 April 2018 di seluruh bioskop Indonesia

Overall 7.5/10  
 

 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re