Skip to main content

Review Jason Bourne

Jason Bourne 
Directed : Paul Greengrass
Actor : Matt Damon, Tommy Lee Jones, Alicia Vikander 


Setelah kemunculan seri pertama dari novel karya Robert Ludlum Tahun 2002 diangkat ke layar lebar dengan judul Bourne Identity, kemudian dilanjutkan Bourne Supremacy (2004), Bourne Ultimaturm (2007) dan tahun 2012 Bourne Legacy menganbil sisi yang berbeda dengan jalan cerita Bourne itu sendiri. Tidak hanya Jason yang menjadi salah satu program Treadstone - Agent CIA Aarron Cross ( Jeremy Renner ) ingin menutup program Outcome setelah program Treadstone-Blackbiar dihentikan. Tahun 2016 seri ke-5 film tersebut ditayangkan dengan judul Jason Bourne.





Saat Bourne ( Matt Damon ) dalam pelarian di Afrika , dengan keahlian yang ada Bourne menjadi petinju bayaran demi kehidupan sehari-hari. Ketika Nicky Persons ( Julia Stiles )  berusaha meretas komputer keamanan CIA atas bantuan teman peretasnya. Namun disaat bersamaan CIA mengetahui jejak Parsons berada di Yunani . Tak lama kemudian 2 team CIA menyergapnya karena diyakinin Bourne terlihat dalam usaha mencari identitas dia  sebenarnya. Salah satu Asset setara dengan Bourne dikerahkan untuk membunuh namun usaha itu gagal. Ketika Bourne mendapatkan flashdisk terenkripsi maka satu-satu jalan adalah ketemu orang yang membantu Parsons . Masalah apakah yang susah buat CIA mencari cara untuk menghilangkan Bourne tak lain menghapus file tersebut. Sejak saat itulah Jason kembali mencari petinggi CIA dibalik usaha penangkapan dan usaha pembunuhannya.

Alicia Vikander ( Heather Lee ) sebagai Spesialis Informasi dan Data CIA mengetahui sebenarnya apa yang terjadi dibalik program Treadstone & Blackbiar sehingga kemanapun Jason pergi dapat terlacak. Di lain lokasi Diretur CIA Robert Dewey ( Tommy Lee Jones ) sedang berhadapan dengan Aarron Kaller salah satu pendiri Deep Dream Software merupakan spesialis IT CIA membuat program yang dapat memantau semua kegiatan manusia. Inilah kesempatan Bourne untuk dihancurkan .  AarronKaller merasa ada yang salah dengan Deep Dream ada sesuatu yang harus di ungkapkan ke publik , arti sebuah kebebasan individu tak harus dikontrol oleh orang lain .

Apakah film ini menjadi seri terakhir  Jason Bourne ? anda yang memutuskan 
Apakah Heather lee berbalik dan membantu Jason Bourne ?
Siapakah dalang sebenarnya dibalik semua ini ?





Paul Greengrass memberikan sentuhan yang sama seperti film sebelumnya , team yang bekerja telah memberikan hasil yang sangat luar biasa bagi pecinta film Bourne.  Penonton disuguhkan selama 2 jam 10 menit ini adegan demi adegan membuat andrenaline terpuaskan , Handheld Camera Movement serta Chasing Car Scene menambah film Jason Bourne sangat dinantikan dan layak ditonton. Dan bagi penonton yang baru menonton film ini jangan ambil pusing karenan jalan cerita yang enak di ikutin - di jamin tidak membinggungkan . Saya pribadi sangat menyukai film Jason Bourne. 

Jason Bourne tayang serentak di Bioskop Indonesia 27 Juli 2016 , Overall 9/10 







Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re