Skip to main content

Review Insidious Chapter 3

Cast : Dean Mulroney,Stefanie Scott,Lin Shaye
Writer & Director : Leigh Whannel 
Produser : Olen Reli, James Wan , Jason Blum
Produksi : Focus Features, Stage 6 Films, Blumhouse Productions

Setelah sukses di film Insidious (2013) & Insidious:Chapter 2 Tahun (2014) , Masih ingatkah anda dengan Elise si cenayang yang hebat itu , jika anda masih ingat maka tahun 2015 jilid ketiga/chapter3 dibuat, maka pihak Focus Features menunjuk kepada Leigh Whannel duduk di kursi sutradara sekaligus sebagai penulis naskah,dan pengarapan film ini dikerjakan oleh BlumHouse Productions ( Oculus,Ouija,Insidious 2 ) tak heran hasilnya sangat memuaskan pecinta film horor.



Insidious Chapter 3 diawali beberapa tahun sebelum keluarga Lambert mengalami ganguan dari roh jahat, dan merupakan kisah tergelap menuju ke dunia lain paling dalam, bagaimana peran serta cenayang  Elise Rainier (Lin Shaye) melawan roh jahat lebih lagi. Quinn Brenner  (Stefanie Scott ) Seorang gadis mampu berkomunikasi dengan orang mati saat ini tinggal sama ayahnya, Sean ( Dean Mulroney), Quinn merasa bahwa ibunya ingin berkomunikasi namun ada kekuatan supranatural lain ini menganggunya, Quinn meminta bantuan Elise, Elise sudah tidak melakukan pekerjaan sebagai cenayang, melihat Quinn hanya ingin berbicara sama ibunya Elise membantu sebentar, sejak saat itulah Quinn merasakan ada yang selalu mengikuti dia di kamar tidur dan menganggunya, ayahnya tak mudah begitu percaya jika anaknya mengalami kejadian aneh, namun beberapa kejadian aneh memimpa Quinn inilah yang membuat Sean meminta bantuan Elise,dia merasa harus memproteksi Quinn. Apalagi setelah kejadian kecelakan yang menimpa Quinn , dengan bantuan 2 orang "pemburu hantu" Elise memburu kekuatan supranatural di kamar tidur Quinn  namun apa yang terjadi justru mereka diserang balik oleh Quinn yang telah dirasuki oleh hantu tak bernafas , bahkan Elisepun merasakan ada roh jahat yang kuat ingin membunuhnya. Saat anda berbicara dengan orang yang sudah mati justru anda juga membawa roh-roh lain yang ingin mengantui anda-jadi berhati-hatilah jika anda sendirian berhubungan dengan roh jahat. Itulah yang ini disampaikan oleh Insidious Chapter 3.



Mampukan Elise membawa kembali Quinn dari dunia orang mati ?
Siapakah sebenarnya yang menghantui Quinn ? 


Leigh Whannel sebagai penulis dan sutradara "gaya saya berbeda dengan James Wan masih mengikuti film sebelumnya bukan sekedar copy paste tapi meneruskan cerita lebih dalam lagi " katanya, semua crew 2 film sebelumnya berkomitmen memberikan yang terbaik - itulah yang membuat saya bahagia sebagai sutradara film ini ,  dan ini merupakan prequel. Akting para pemain cukup berperan sangat apik, apalagi Lin Shaye gestur tubuhnya,ekspresi sebagai cenayang sangat bagus,Stefanie Scott sebagai pendatang baru memberikan porsi yang bagus juga. Joseph Bishara memberikan sentuhan musik menambah suasana yang mencekam adegan demi adegan. tak lupa munculnya James Wan , Leigh Whannel di film ini , apakah anda ingin merasakan ketakutan - merinding - shocking , Insidious Chapter 3  tayang hari ini serentak di biosop seluruh Indonesia.
Overall 3/5 


Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW FILM ANIME : The Dangers in My Heart: The Movie

The Dangers in My Heart: The Movie merupakan  film yang menawarkan kisah remaja dengan cara yang jujur dan manusiawi. Ceritanya berpusat pada Kyotaro Ichikawa dan Anna Yamada , dua siswa SMP yang sangat berbeda, namun perlahan saling mendekat melalui momen-momen canggung yang terasa nyata. Kyotaro adalah anak introvert yang cenderung menyendiri. Ia punya minat yang tidak biasa untuk anak seusianya: membaca buku tentang anatomi dan hal-hal gelap, serta mendengarkan musik metal. Di balik itu, ia sebenarnya penuh keraguan, kesepian, dan rasa tidak percaya diri. Pikiran gelapnya bukan tanda kebencian, melainkan cara seorang remaja menghadapi dunia yang terasa menekan. Sebaliknya, Anna Yamada adalah gadis populer di sekolah. Ia ceria, energik, dan secara penampilan terlihat lebih matang dibanding teman-teman sekelasnya. Namun di balik citra itu, Anna punya sisi polos, ceroboh, dan rakus makanan yang membuatnya sangat manusiawi. Ia bukan sosok sempurna, melainkan remaja yang sedang bel...