Skip to main content

Review Minions 2015



 Sebelum saya mereview film Minions, ijinkan saya mengulas tentang seputar kegiatan yang  diadakan oleh Mall Taman Anggrek ( PT Mulia IntiPelangi )  & NTO International, Omega Film selaku distributor film Minions mengadakan "Summer Camp " untuk anak-anak dalam rangka mengisi liburan sekolah, perpaduan antara edukasi dan hiburan yang menyenangkan . Inisatif ini berawal liburan anak sekolah America mengisi liburan musim semi. Dari sinilah tahun 2014 diadakan pertama kali sebuah summer camp dan ternyata antusias para pengunjung luar biasa,maka tahun inipun diadakan kembali apalagi ada 2 film yang muncul saat liburan sekolah Jurassic World & Minions.Sebuah tawaran yang menarik bagi anak-anak dimana mall adalah salah satu tujuan liburan mereka, tentu terasa bosan jika mall hanya itu-itu saja tanpa ada variasi. “Sementara untuk menyajikan hiburan anak yang tak kalah seru, kami menggandeng PT Omega Film untuk menghadirkan karakter ikonis Minions. Pemilihan karakter Minions merupakan bentuk konsistensi komitmen kami dalam mendukung karya anak bangsa, di mana sutradara film ini, yaitu Pierre Coffin, adalah anak dari salah satu novelis terkemuka Indonesia (anak dari NH Dini),” jelas Marcella. Dalam dua pekan kedepan tanggal 16-28 Juni Summer Camp diadakan, para karakter Minions akan menghibur penggunjung mall dan masih banyak acara yang lain tentunya sangat berguna bagi anak-anak, Untuk berpartisipasi acara ini para pengunjung dapat memperoleh kartu AYC ( Absolutely Yours Card ) secara gratis di counter di Redemption Counter mulai tanggal 3 Juni 2015 selama persediaan masih ada, jangan tunggu lama lagi mari para orang tua ajak putra-putri hadir dalam acara ini.( Bk )


 
Minions 2015
Director : Pierre Coffin & Kyle Balda
Writer : Bryan Lycnh
Cast : Sandra Bullock, Jennifer Saunders,Pierre Coffin


Illumination Pictures & Universal Pictures mempersembahkan prequel dari seri minons setelah Despicable Me 1 & 2, berawal dari sebuah organisme sel kuning tunggal , Minions berevolusi bertahun-tahun mencari tuan yang paling hina (Despicable) dan paling jahat dari jaman Dinosaurus sampai jaman Napoleon, mencari tuan paling mudah tapi mempertahankan itu yang susah hingga minions  depresi berat, Muncullah Kevin ,Stuart, Bob ( tidak diharapkan ) maju kedepan mengemban misi pencarian Evil Master dimulai .Mereka melakukan perjalanan dari Antartika menuju New York tahun 1960, justru mata mereka menuju Orlando dimana ada Vilian Comic Con sebuah acara para penjahat muncul, mata mereka tertuju kepada Scarlet Overkill ( Sandra Bullock ) mereka merasa Scarlett Overkill merupakan potensi sebagai tuan berikutnya ,usaha mereka tidak sia-sia saat Scarlett mencari anak buah baru , mereka pemenangnya .
 

Trio minios dibawa ke istana Scarlet menuju London diajarkan bagaimana menjadi penjahat yang besar,Kevin dan temannya diberikan senjata paling hebat dan  tugas pertama adalah mencuri Mahkota Ratu Elisabet II ( Jennifer Saunders ) dengan segala cara mereka harus bisa masuk ke Buckingham Palace dengan menyamar sebagai turis, pencurian mahkota pun berhasil namun digagalkan oleh para penjaga istana,mereka langsung melarikan diri hingga Kevin tak sengaja mengenai Pedang King Arthur  yang diyakinin siapa yang bisa mengangkat pedang tersebut layak sebagai raja Inggris berikutnya, ternyata Kevin sanggup dan kemudian menjadi raja Inggris namun Scarlet merasa dikhinati oleh trio minios, maka Scarlet memburu para minios untuk mengambil alih mahkota tersebut. Karena takut mereka akan dibinasakan maka Kevin memberikan Mahkota tersebut kepada Scarlett sehingga mereka dibebaskan namun justru dipenjaraka. Usaha mereka keluar dari penjara demi menyelamatkan diri serta teman-teman mereka yang sedang menuju London mendengar bahwa Kevin telah menemukan tuan yang baru.

Akankah Kevin, Stuart, Bob lolos dari Scarlet ?  
Siapakah Evil Master berikutnya ? 

Aksi kocak tri minions membuat kita terpingkal-pingkal penuh humor,jika anda jeli ada 2 kata bahasa Indonesia sangat jelas dalam film ini , Pierre Coffin menunjukan bahwa Indonesia merupakan potensi besar kehadiran minions sejak awal. Minions merupakan prequel dari Despicable Me 1& 2 .  Pierre Coffin sang sutradara sekaligus pengisi suara Kevin,Stuart & Bob menyakini film ini bakalan disukai bahkan masuk Box Office dunia setelah 2 film berikutnya mendapatkan laba yang cukup besar sekitar US$ 750 Million belum termasuk merchandise dari penjualan dvd/bluray , Untunglah kita Indonesia mendapatkan kesempatan  mulai tayang perdana  besok tanggal 17 Juni serentak di seluruh bioskop Indonesia ( Blitzmegaplex,Cinemaxx, Cineplex21) padahal di Amerika tanggal 10 Juli nanti.
Overall : 8 /10

Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : Mr Hurt

Mr Hurt 
Directed : Ittisak Eusunthornwattana
Starring : Sunny Suwanmethaon, Marie Broenne, Mashnanoad Sulvamas, Ponsatorn Jongwilak
Production : Transformation Film
Duration : 129m

Lagi-lagi Thailand membuat film bertema drama percintaan dengan cerita seputar patah hati, yang paling membuat kita betah menontonnya tak lain jalan cerita yang sederhana juga casting yang natural dari artis cukup terkenal ditambah lokasi shoting gak jauh dari makanan, tempat tinggal dan sebagainya. Buat saya serasa menonton FTV namun dikemas dengan baik, itulah kelebihan mereka membuat film apalagi twist yang seringkali kesel .
Alkisah pemain tenis pro terkenal Don ( Sunny Suwanmethaon )  pacaran dengan Anna ( Marie Broenner ) , saat Don mau serius melamar Anna, justru Anna memutuskan Don begitu saja, dunia Don berbalik dia tidak semanggat dalam latihan tennis, semuanya berubah total. Tema-temanya mencoba memberikan semanggat bangkit kembali namun gagal juga, Don benar-benar kehilangan Anna. Salah satu cara …