
Sampai Nanti Hanna
Director : Agung Sentausa
Writer Swastika Nohara
Stars : Febby Rastanty, Juan Bione Subiantoro, Ibrahim Risyad
Pertemuan tak sengaja saat kuliah menjadi titik awal Hanna mendapatkan cinta sejati tapi keputusan orangtuanya menikah bukan pilihanya alias dijodohkan membuat Hanna masuk dalam prahara rumah tangga yang pelik, begitu juga Gani, sahabat dan pria yang mencintai Hanna harus merelakannya, waktu berlalu begitu cepat ketika Hanna setiap hari mengalami kdrt serta hubungan dengan Arya suaminya semakin membuatnya stress dan terluka, ketika melihat Arya memperlakukan Raka memutuskan dia bersama anaknya kembali ke Jakarta. perjalanan cinta di jakarta kembali bersemi apakah Hanna mau menerima Gani atau justru Hanna harus berjuang memulihkan dirinya dan berdamai dengan masalalu dan orangtuanya.
Sekilas alur cerita Sampai Nanti Hanna, sebuah produksi karya Pic[k]lock Films bersama Azoo Projects, Fortius Films, dan City Vision memberikan dua sisi tentang trauma kdrt dan kesempatan kedua, Bagi kami film ini sangat menarik bagaimana proses seseorang wanita harus menjalani hidup dengan luka yang dalam tak sekedar untuk sembuh tapi juga menutup pintu asmara yang pernah ia rasakan sebelum menikah. Sutradara Agung Sentausa mengerti tak mudah bagi seorang wanita yang terluka khusus soal jiwa dan hati wanita. Proses yang panjang menerima sakit tidak mudah unttuk dilupakan, apalagi menikah dengan dijodohkan. Banyak hal-hal yang tak sesuai tapi demi tunduk sama orangtua kerelaan meninggalkan dunia menjadi buyar seketika terlebih pria yang dinikahinnya ternyata punya masalah diri yang belum selesai, terlihat manis tanpa masalah setelah menikah berubah sama sekali karakternya. Hal ini menjadi pengingat tidak saja wanita tapi pria juga. Keterbukaan satu sama lain menjadi ciri khas komunikasi yang sehat dengan pasangan. Keduanya juga berani mengaku dengan latar belakang yang berbeda, masalah yang dihadapi sehingga ketika menikah ada solusi untuk saling melengkapi satu sama lain. Kesempatan kedua, nah hal ini juga tak kalah menariknya, wanita dan pria berani ambil keputusan diawal dalam soal cinta, kita tidak tahu apa yang terjadi kelak jika terlalu bimbang lebih baik tinggalkan saja, Jika kalian ingat cerita sinetron ke layar lebar bagaimana sosok pria plinplan berakhir menyusahkan pasangannya, keliatan gentleman tapi terbalik karena sikap plinplan itulah menjadi boomerang baginya.
Hanna diperankan Febby Rastanty, gambaran wanita mandiri tapi rapuh dalam kehidupanyan, seringkali berani mengungkapkan kebenaran tapi justru terluka akibat tidak dipercaya lantaran penampilan tomboinya. Perubahan karakter Febby makin hari terlihat meningkat, dari genre komedi dan drama remaja, dia mencoba sesuatu yang berbeda. Penelusuran karakter sebagai Hanna merupakan riset terbesar dalam hidupnya, Baginya " ada ya, wanita di dunia ini terlihat kuat tapi rapuh didalam". saya mendapati kisah-kisah memilukan banyak mereka sukses diluar sana tapi ada hal-hal tertutup untuk diketahui khayalak umum, sebenarnya mereka membutuhkan perhatian lebih dalam, bagi saya sangat sulit terlebih saya belum menikah", ungkapnya di sela-sela press confrence di Epicentrum 29 November 2024. Saya ingin penonton khususnya wanita yang punya masa lalu dengan kdrt atau sejenisnya berkonsutlasilah dengan orang yang tepat sehingga kalian bebas dari masa lalu yang dalam. Gani diperankan Bio One, aktif sebagai model, tampil di berbagai iklan dan majalah ternama. Dengan bakat multitalenta dan dedikasi yang tinggi, Bio One telah meraih popularitas serta penghargaan di industri hiburan, menjadikannya salah satu aktor muda yang patut diperhitungkan. Memang betul adanya beranjak dari genre drama ke genre komedi ( namanya melambung tinggi ), dia terus mengasah dirinya berakting lebih baik. Sosok Gani yang pendiam melibatkan emosi yang mendalam baginya, rasanya ingin teriak duhh begini amat ya perannya, berbeda dalam sehari-hari Bio One terlihat lucu harus bertransformasi menjadi pria tanpa banyak bicara dan tidak berani mengambil keputusan dikala ada wanita yang mencintainya.
Sampai Nanti Hanna, film yang tidak sekedar romantis namun juga membawa kita belajar dari kesalahan, menjalani keputusan serta pendewasaan diri, Agung Sentausa menambahkan "keberanian untuk memberikan diri kita kesempatan kedua, meskipun dunia seolah mengatakan tidak mungkin".
Sampai Nanti Hanna, perjuangan seorang aktivis pembela kebenaran mendaptkan cinta sejati tertuang dalam diary journal dan sebagai cerminan keputusan dalam hidup antara pilihan orangtua atau pilihan diri sendiri untuk masa depan, yang bisa kalian nikmati mulai tanggal 5 Desember 2024 di seluruh bioskop Indonesia. Overall : 7.5/10.
.png)

Comments
Post a Comment