Skip to main content

REVIEW : TEBUSAN DOSA, Harapan Atas Dosa Masa lalu

TEBUSAN DOSA
Sutradara : Anggi Noen
Produksi : Palari Films
Runtime : 1h 56m

Dalam kehidupan kita cerita horor selalu ada hubungan dengan budaya serta hal-hal yang dianggap tabu,atau peristiwa membuat suatu saat akan berdampak (Karma) kali ini,Palari Films kali ini kembali hadir dengan film terbaru mereka bertema Misteri Horor yang berjudul Tebusan Dosa. Melalui film ini penonton akan diajak merasakan perjuangan seorang ibu yang tak kenal lelah dalam perjalanan mencari anaknya yang hilang meski dihadapkan dengan kegelapan dan banyaknya misteri tak terpecahkan. Tebusan Dosa disutradarai oleh Yosep Anggi Noen, dia adalah sutradara yang kuat secara visual dan memiliki cara bercerita yang unik. Menggarap “Tebusan Dosa” tentu saja sangat menantang, karena tidak mudah dan banyak kebutuhan teknis yang harus dipenuhi. Kami mencoba menyeimbangkan unsur drama dan horornya, dan semoga menjadi sajian yang spesial bagi penonton,” kata produser “Tebusan Dosa” Muhammad Zaidy dan ini merupakan film pertama Anggi Noen bergenre horor, dia adalah sutradara art noir seperti Vakansi yang Janggal dan Penyakit Lainnya (2012), Istirahatlah Kata-kata (2016), The Science of Fictions (2019), hingga 24 Jam Bersama Gaspar (2023) sebuah terobosan bagi Anggi Noen dalam berkarya bagi perfilmaan Indonesia, dibawah Palari Films rumah produksi dengan kualitas dan karya yang unik menjadikan rumah produksi ini setara dengan rumah produksi lainnya di Indonesia, baik layar lebar maupun kebutuhan streaming seperti “Dear David” (2023), omnibus “Piknik Pesona” (2022), “Ali & Ratu-Ratu Queens” (2021), “Aruna & Lidahnya” (2018), “Posesif” (2017), dan terbaru “Kabut Berduri” yang menjadi film Netflix Original Indonesia dan berhasil menduduki peringkat 2 dalam Daftar Global Netflix Top 10 Film Non-English pada periode dua pekan tayang. 

Sinopsis

Wening diperankan oleh Happy Salma, seorang Ibu mengalami kejadian tragis ketika Nirmala anaknya yang berusia 11 tahun hilang hanyut di sungai, setelah mengalami tragedi kecelakaan motor dalam perjalanan pulang. Dalam kecelakaan itu juga merenggut nyawa Uti Yah yaitu Ibunda Wening. Wening merasa sangat berdosa atas kecelakaan tersebut, tapi dia sangat yakin dan percaya bahwa Nirmala  masih hidup. Kemudian Wening bertemu dengan Tirta yang diperankan oleh Putri Marino, Tirta adalah seorang podcaster misteri, ia tertarik meliput dan menyiarkan kisah tragis kehidupan Wening tersebut melalui podcastnya. Tirta berharap jika disebarluaskan akan lebih banyak bantuan yang datang untuk menemukan Nirmala. Perjalanan pencarian Wening akan membawa penonton ke dalam pertanyaan akankah Wening akan bersatu Kembali dengan Nirmala? dan misteri apa yang akan terungkap dalam pencariannya?

Tebusan Dosa tampil dalam dua tradisi budaya Indonesia dan budaya jepang, hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta horor Indonesia perpaduan antara mistis jawa dan mistis Jepang ada di Indonesia, terungkap pada bagian  dimana Wening bertemu dan meminta bantuan Tetsuya (Shogen), peneliti dari Jepang. Kala itu Nirmala ketakutan keluar dari rumah Tetsuya, sosok pribadi ini juga misterius ada di tengah-tengah desa tak banyak bicara namun menyimpan segudang pertanyaan, Wening merasa ada sesuatu dengan latar belakang Tetsuya namun hal ini sedikit terbantahkan melihat gerak geriknya tidak mencurigakan sama sekali, begitu juga Wening meminta bantuan Mbah Gowa, seorang dukun misterius. Karenapercaya bahwa masa lalu harus ditebus dengan sejumlah sajen untuk mengusir roh jahat yang menahan anaknya antara mati atau masih hidup, Usaha Wening tidak selalu berhasil tapi percaya ketika ada sosok mayat mengapung di sungai merupakan bukti bawah anaknya masih dapat dicari. Namun, di tengah pencarian,Wening selalu didatangi oleh hantu Uti Yah dengan kata-kata "Kamu Yakin.Ning?", hal ini membuat Wening dapat teror terus menerus keberadaan hantu ibunya.

sutradara Vakansi yang Janggal dan Penyakit Lainnya (2012), Istirahatlah Kata-kata (2016), The Science of Fictions (2019), hingga 24 Jam Bersama Gaspar (2023)

Baca artikel CNN Indonesia "Yosep Anggi Noen Sisipkan Pesan Rahasia di Tebusan Dosa" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20241010143454-220-1153852/yosep-anggi-noen-sisipkan-pesan-rahasia-di-tebusan-dosa.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/
Vakansi yang Janggal dan Penyakit Lainnya (2012), Istirahatlah Kata-kata (2016), The Science of Fictions (2019), hingga 24 Jam Bersama Gaspar (2023).

Baca artikel CNN Indonesia "Yosep Anggi Noen Sisipkan Pesan Rahasia di Tebusan Dosa" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20241010143454-220-1153852/yosep-anggi-noen-sisipkan-pesan-rahasia-di-tebusan-dosa.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/
Vakansi yang Janggal dan Penyakit Lainnya (2012), Istirahatlah Kata-kata (2016), The Science of Fictions (2019), hingga 24 Jam Bersama Gaspar (2023).

Baca artikel CNN Indonesia "Yosep Anggi Noen Sisipkan Pesan Rahasia di Tebusan Dosa" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20241010143454-220-1153852/yosep-anggi-noen-sisipkan-pesan-rahasia-di-tebusan-dosa.

Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/
Tebusan Dosa hadir sebagai misteri horror yang cukup berhasil dan menyegarkan, plot terasa mengalur dengan baik, perlahan lahan mengupas kepingan-kepingan misteri dan perlahan-lahan pula memunculkan misteri-misteri baru. Dalam hal karakter memang terasa tidak semuanya dikembangkan dengan cukup, beberapa karakter disini terlalu cepat disuguhkan agar penonton mengenalnya sebelum penonton terasa dekat dengan emosinya.Untuk desain produksi dalam film ini sangatlah bagus, rasanya seperti bukan menonton film-film horor lokal pada umumnya. Tampilan scene tergambar sangat baik dan juga pastinya didukung dengan akting piawai dari semua pemain disini menjadikan adegan tiap adegan terasa realistis. Dan dengan menjadikan Sungai sebagai objek cerita disini adalah ide yang brilian, karena seperti layaknya arus film ini membuat kita nyaman mengikuti arus cerita tanpa harus banyak menerka-nerka, cukup mengikuti saja tiap lembar kisah yang disuguhkan dan tiap potongan misteri yang diungkapkan. seperti yang saya tulis diatas ada budaya jepang masuk dalam budaya jawa, saat origami burung bangau melambangkan simbol harapan di Jepang menambah misteri berlapis pada alur cerita filmnya, seakan-akan potongan misteri demi misteri  akan terungkap pada akhir cerita.
“Tebusan Dosa” tidak hanya menyajikan kisah misteri horor realistik yang menarik, tetapi juga visual yang memukau. Dengan mengambil latar belakang kota kecil yang penuh misteri, film ini berhasil menciptakan suasana kengerian yang mencekam. Perjuangan Wening yang penuh liku, menjadi potret mengharukan tentang kekuatan seorang ibu dan keteguhan hati manusia dalam menghadapi cobaan hidup dan mencoba untuk berdamai dengan rasa kehilangan. Selain Happy Salma dan Putri Marino, film ini tak kalah menarik dibintangi oleh Bhisma Mulia, aktor asal Jepang Shogen, Keiko Ananta, Laksmi Notokusumo, dan Haru Sandra.  Diproduseri oleh Muhammad Zaidy dan Meiske Taurisia, mendapatkan dukungan oleh PH Korea Selatan ShowBox dalam film horor terkenal "ExHuma", Menjadi benang merah dalam film Tebusan Dosa, ada sercercah harapan bagi mereka yang terhilang, kekuatan mencari kebenaran, selalu optimis tidak pantang menyerah akan tayang mulai tanggal 17 Oktober 2024 di seluruh bioskop Indonesia. 
Overall : 8/10
 
 
Reporter : Melissa Syafitri
 


Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW FILM ANIME : The Dangers in My Heart: The Movie

The Dangers in My Heart: The Movie merupakan  film yang menawarkan kisah remaja dengan cara yang jujur dan manusiawi. Ceritanya berpusat pada Kyotaro Ichikawa dan Anna Yamada , dua siswa SMP yang sangat berbeda, namun perlahan saling mendekat melalui momen-momen canggung yang terasa nyata. Kyotaro adalah anak introvert yang cenderung menyendiri. Ia punya minat yang tidak biasa untuk anak seusianya: membaca buku tentang anatomi dan hal-hal gelap, serta mendengarkan musik metal. Di balik itu, ia sebenarnya penuh keraguan, kesepian, dan rasa tidak percaya diri. Pikiran gelapnya bukan tanda kebencian, melainkan cara seorang remaja menghadapi dunia yang terasa menekan. Sebaliknya, Anna Yamada adalah gadis populer di sekolah. Ia ceria, energik, dan secara penampilan terlihat lebih matang dibanding teman-teman sekelasnya. Namun di balik citra itu, Anna punya sisi polos, ceroboh, dan rakus makanan yang membuatnya sangat manusiawi. Ia bukan sosok sempurna, melainkan remaja yang sedang bel...