Skip to main content

REVIEW : QORIN, dibalik unsur agama misteri teror pada asrama putri

 

Film Qorin dibuka, salah satu santriwati yang terkenal pintar Zahra yang akan lulus sebentar lagi mendapatkan tugas menemani santriwati baru Yolanda, gadis kota punya watak keras kepala, berkarakter buruk untuk belajar agama supaya berubah sikapnya. Seiring waktu juga saat Zahra berpapasan dengan Ustad Jaelani gurunya dia melihat sosok kasat mata yang mengikuti ustad tersebut, dan seringali Zahra begitu ketakutan bahkan bermimpi buruk mengenai dirinya sendiri, kejanggalan terjadi memimpa teman-teman juga bahkan Zahra dan Yolanda melihat beberapa wanita dipasung dalam sebuah gubuk, disinilah mereka berusaha mengungkap apa yang terjadi sebenarnya apalagi ritual Qorin adalah salah satu pelajaran penting dalam menentukan kelulusannya, tidak sampai pelajaran Qorin justru setelah ritual tersebut makin menjadi banyak hal gaib yang menyerang mereka dan teman-temanya karena kehadiran jin Qorin justru membawa mereka melakukan hal jahat , dosa tak terbayangkan sebelumnya bahkan harus merengut nyawa mereka. 

Dengan jajaran cast terbaik dari film Qorin,aktor dan aktris yang terlibat dalam film Qorin, antara lain:Zulfa Maharani sebagai Zahra,Aghniny Haque sebagai Yolanda, Naimma Aljufri sebagai Gendis, Cindy Nirmala sebagai Ica,Yusuf Mahardika sebagai Yafi, Putri Ayudya sebagai Umi Yana, Omar Daniel sebagai Ujay,Dea Annisa sebagai Umi Hana. kesungguhan mereka berlatih tak mudah karena saat shooting ditengah bulan Puasa maka penghayatan dilakukan oleh para Aktor dan Aktris belajar agama menjadi hal yang menyenangkan tak sekedar akting saja tapi secara rohanipun mereka mendapatkan hal yang baru. Kesusahan hanya penghapalan dan pengucapan ayat - ayat alquran dengan sebaik mungkin, satu lagi para peran penganti juga melakukan hal terbaik dengan spesial effect sangat bagus. Pencahayaan di alam pendesaan cukup baik memberikan suasana kelam dan horor, pengokohan karakter saya rasa pas semuanya tak lebay dan kurang dari aktor utama dan aktor pembantu.Tidak dipungkiri jika film horor tak sekedar ingin menakutkan bagi yang menontonnya tapi dibalik semua adegan disajikan ada hal yang dapat dipetik dari film tersebut, beberapa waktu lalu berita sangat heboh dalam sebuah institusi para pengajar melakukan tindakan asusila terhadap muridnya, hal ini terjadi bertahun-tahun baru ketahuan sekarang . Hal ini menguak kepermukaan karena ada Speak Up jika tidak hal ini akan terjadi terus menerus. Film Qorin memberikan gambaran akhir yang terjadi menjadi pelajaran bahwa kita gak boleh terima begitu saja tindakan asusila yang melibatkan gadis dan pria yang sudah bersungguh belajar agama, menjadi hal trauma berkepanjangan bahkan sampe akhir hayat, berkedok pelajaran agama tapi menjurus hal asusila. Jadi pesan yang disampaikan sang sutradara sangatlah tepat sasaran kepada anak-anak muda  saat ini, jangan takut untuk speak up hal yang tidak mengenakan terjadi pada diri sendiri.

Qorin tayang mulai tanggal 1 Desember 2022 diseluruh bioskop Indonesia, nikmati sajian horor terbaru dari IDNPictures setelah Inang yang menghebohkan beberapa waktu lalu. Overall : 7.5/10



 

Comments

Popular posts from this blog

Press Release : WESTWORLD Season 2 tayang segera

JAKARTA, 9 Maret 2018 – Drama serial peraih Emmy ® WESTWORLD kembali dengan sepuluh episode di season kedua bersamaan dengan A.S. pada Senin, 23 April jam 8.00 WIB eksklusif di HBO dengan penayangan ulang primetime jam 21.00 WIB di HBO. Tonton episodenya di HBO On Demand. Tonton sepuluh episode dari season pertama serial WESTWORLD yang mendapat pengakuan dari para kritikus, kapanpun di HBO On Demand. Season pertama juga akan tayang setiap Sabtu malam HBO mulai 24 Maret sampai 21 April. Tayang perdana di HBO pada 2016 dan menjadi serial anyar HBO yang paling banyak ditonton, WESTWORLD merupakan perjalanan kelam tentang sebuah awal dari kesadaran buatan dan evolusi dari kejahatan. Pemain dari season pertama antara lain Anthony Hopkins, Evan Rachel Wood, Thandie Newton, Ed Harris, Jeffrey Wright, James Marsden, Tessa Thompson, Sidse Babett Knudsen, Jimmi Simpson, Rodrigo Santoro, Shannon Woodward, Ingrid Bolsø Berdal, Ben Barnes, Simon Quarterman, Angela Sarafy

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung

REVIEW : FILM SUSUK : KUTUKAN KECANTIKAN

SUSUK : KUTUKAN  KECANTIKAN Produksi: Legacy Pictures,Visinema Pictures, Goodwork Duration: 102 minutes Dengan tema yang sudah lumrah di kalangan masyarakat khususnya wanita pemakain susuk menjadi bagian bagi mereka yang kurang percaya diri (Insecure) untuk tampil lebih lagi tak sekedar kecantikan belaka. Berawal seorang wanita muda bernama Laras (Hana Malasan) pekerja seks komersial mengalami kecelakan disebuah gedung, kasus tersebut membawa sosok politikus ternama. Sebenarnya Laras ingin keluar tapi kebutuhan dirinya tidak mencukupi, adiknya berprofesi sebagai mua pengantin , Ayu (Ersya Aurela) mencoba menolong lewat jalan pintas orang pintar karena pihak rumah sakit tidak mampu melepas benda asing dalam tubuh Laras, ditemani oleh Arman (Jourdy Pranata) , Ayu pun mencari berbagai cara untuk menyembuhkan Laras dengan pulang ke desanya, Dengan mendatangi Damar (Whani Dharmawan) seorang kepala desa yang membantu Laras dan Ayu setelah orang tua mereka meninggal, Ustad Rahmat (M.N. Qom