Skip to main content

REVIEW : MIDNIGHT IN THE SWITCHGRASS

 

Persembahan Lionsgate film menyajikan cerita seringkali sederhana seperti film Midnight in the Switchgrass disutradarai oleh Randall Emmett, lebih dikenal sebagai Produser dan Executive produser mencoba membuat film dengan latar belakang pembunuhan, kali ini dia mengajak aktor papan atas Bruce Wilis, Megan Fox serta Emilie Hirsch. mari kita melihat kedalam filmnya, melihat berita tentang penculikan dan pembunuhan wanita dua detektif Megan Fox ( Lombardo) dan Karl (Bruce Willis)  berencana menyelesaikan kasus tersebut yang terjadi di Texas, penelusuran pada sebuah truck yang dicurigai membawa para gadis kemudian dibunuh, ternyata polisi lokalpun  Byron (Emilie Hirsch) sudah mencium kejadian bertahun-tahun namun tak ada kemajuan berarti setelah melihat beberapa pembunuhan terjadi, mereka merencanakan sesuatu memancing si pembunuh untuk menangkap umpan mereka, hal ini terjadi dari sumber keluarga, teman yang menjadi saksi keberadaan terakhir si korban. Disisi lain Byron mempunyai masalah dengan keluarga kecilnya, tugasnya memang berat baginya namun semua demi kasus terselesaikan. Apakah mereka mampu menjalankan misinya menangkap si pembunuh tersebut?

Namun sayangnya berdasarkan kisah nyata tentang pembunuhan berantai yang terjadi di Texas dilakukan oleh supir truck menyita perhatian masyarakat tahun 2014 lalu dengan korban puluhan wanita. film ini nyaris alurnya datar tak terlalu mengena sasaran yang dimengerti oleh penonton,ada beberapa scene dibuat seperti kebetulan semata tanpa ada emosi, padahal kita berharap lebih banyak kejutan sana sini  namun dengan karakter pas-pasan Megan Fox dan Bruce Wilis tak ada kemajuan berarti, ya seorang Megan Fox tak mungkin tampil sexi apakah hanya ini saja yang diberikan aktris Megan Fox, berharap karirnya makin maju tapi ya so so saja begitu Bruce Wilis sepertinya sudah lelah berakting, justru penampilan Emilie Hirsch sebagai Detektif cukup memukau begitu pula penampilan Lukas Has sebagai Peter sosok pembunuh para wanita berdarah dingin sangat baik sekali dalam cerita film ini. Film Midnight in the Switcgrass tayang hanya di jaringan cinema21 mulai tanggal 1 Desember 2022 , bagi saya cukup menghibur melihat aktor kesayangan anda berlaga pada cerita thriller kali ini.


 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena