Skip to main content

REVIEW : SEE FOR ME , PERJUANGAN GADIS BUTA MELAWAN TEROR

SEE FOR ME

Directed :Randall Okita

Production : Wildang Pictures,DeBriana Film

Runtime :  92 Minutes 

 

Jika anda melihat poster sekilas mungkin tak akan menontonnya tidak menarik tapi kita selalu salah persepsi, film ini cukup unik dan jarang sekali mengambil tema tertentu melibatkan kaum disabilitas, bukan berdasarkan kekuatan superhero seperti daredevil mampun menangkap suara super dari telingganya, sebuah aplikasi bernama See For Me yang akan menolong menterjemahkan sekelilingnya secara visual dari kamera smartphone bagi pengguna. bagaimana seorang gadis buta menghadapi teror sendirian dalam rumah layaknya film Dont Breath mengandalkan suara sekelilingnya, alurnya pelan tapi pasti.

Sophie (Skyler Daveport) mantan atlit sky yang mengalami kebutaan permanen mendapkan tawaran menjaga rumah kaya raya sebagai penjaga kucing, rasa kebosanan hanya dengan mendengar video yang diputar atau meminta bantuan aplikasi tersebut, disaat tengah malam tiba-tiba sekelompok pencuri masuk kerumahnya , dia terjaga hingga meminta bantuan Kelly (Jessica Parker Kennedy) mantan tentara sebagai penganti mata. ketegangan mulai disaat pencuri berusaha mengebor brankas diam-diam agar Sophie tidak ketahuan tapi malah panik mau keluar segera dari rumah tersebut dia meminta juga bantuan 911 dan polisi setempat datang  tapi sial baginya sophie tertangkap oleh penjahat, nah ini sophie merasa terdesak mau berkerjasama dengan penjahat bahwa dia akan membohongi polisi jika dia mendapatkan bagian sejumlah uang  alasan ini diperkuat bahwa sophie salah mendengar sesuatu hingga polisi percaya.

Dari awal sophie  tertarik dengan imbalan uang dengan menjaga kucing tapi keinginan menjadi seorang atlit sky paralimpic butuh lebih banyak uang, kembali pada bantuan Kelly dapat menolong sophie melumpukan berapa penjahat dengan pistol rampasan. Melihat cerita diatas Sutradara Randall Okita terlihat belum mampu membuat film thriller yang menarik tapi setidaknya shot ketakutan hanya mengandalkan smartphone dan audio cukup baik sebagai film indie, dan berapa scene sontak membuat penonton tepuk tangan dan aktor utama sudah semampunya berakting dan tidak membosankan sama sekali. Sophie mendapatkan apa yang dia mau dengan pengorbananya nyaris kehilangan nyawanya.

SEE FOR ME tayang di Bioskop Indonesia mulai tanggal 17 Juni 2022 hanya di Cinema XXI, overall : 7/10



Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re