Skip to main content

REVIEW : MEMORY 2022

MEMORY
Directed : Martin Campbell
Production :STX Films, OpenRoad Films
Runtime : 1h 54m
 
Berdasarkan dari sebuah buku berjudul De Zaak Alzheimer karya penulis Belgia, Jef Geeraerts, dan remake dari film The Memory of a Killer. kisah film ini cukup menarik bagaimana sosok Liam Nesson sebagai pembunuh bayaran harus melawan prinsipnya,sebenarnya dia menolak karena sudah waktunya pensiun dan penyakitnya main hari makin parah, dia tidak sekedar menjalankan misinya tapi melihat ada sisi lain dalam tugasnya, sayangnya penyakit alzahaimer seringkali menganggu hingga suatu saat kondisi sangat memperhatinkan, setelah para penyelidik FBI dan Kepolisian setempat dibuat kalang kabut akan peristiwa demi peristiwa pembunuhan yang mampu diselesaikan oleh satu orang saja, dengan bukti sebuah botol obat inilah para kepolisian curiga ada pembunuh bayaran yang disewa oleh musuh bisnis menghancurkan lawannya dan kali ini  incaran para penjahat kelas kakap kasus penjualan gadis belia dan prostitusi . Alex Lewis (Liam Nesson) akhirnya terungkap oleh penyelidik Vincent Serra (Guy Pearce) tapi tidak begitu percaya semua pembunuhan adalah aksi Alex, ada yang berbeda dari salah satu korban yang dibantai oleh pembunuh lain selain Alex, lucunya mereka berkerjasama mencari siapa pembunuh keji lainnya.Memang durasi yang panjang cukup melelahkan hanya mengupas siapa dibalik dalang pembunuhan misterius namun film ini menawaran twist ending cukup baik tersimpan selama film ini berlangsung .
 

Berawal dari film Honest Thief, Marskman, Blacklight dan Memory merupakan film terbaru dari Liam Nesson, barangkali kita sebagai penonton sudah hapal betul watak yang dia mainkan tak jauh dari soso ex tentara, agen rashasia, polisi atau penjahat sekalipun, karakter yang kuat rasanya tak butuh skrip panjang lebar buat aktor Liam Nesson, begitu mudah dia perankan,sudah sepantasnya Liam duduk sebagai sutradara atau produser membintangi peran-peran genre thriller diatas untuk diteruskan ke aktor-aktor baru. Memory hadir ditengah masyarakat pecinta film memberikan tontonan sekaligus hiburan drama aksi seorang pembunuh bayaran yang sangat menjunjung tinggi kode etik tidak merusak generasi muda tapi membuat dia harus menjalankan misi dimana kondisi kesehatannya sangat menganggu dan harus menyelesaikan misinya.
MEMORY bakal tayang tanggal 18 Mei 2022 di bioskop jaringan XXI, sajian sangat menarik untuk disaksikan . Overall : 7/10 

 

 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena