Skip to main content

REVIEW : ONWARD (Animation 2020)


ONWARD ( Animation 2020 )
Directed : Dan Scanlon
Production : Pixar Animation Studios & Walt Disney Studios
Runtime : 103 Minute 
Seringkali kita dipertontonkan sebuah film nuansa persabatan yang hangat, keluarga yang harmonis atau tentang pencarian jati diri , itulah yang didengungkan oleh Disney mengenai dunia anak-anak penuh kecerian, penuh petualangan seru dan warna warni ceria, ya seputar tema inilah yang terjadi pada usia mereka. Mengenal dunianya adalah sesuatu keajaiban tersendiri hanyalah mereka yang tahu, para orang tua justru harus sadar betul dunia anak-anak emang unik apalagi jaman sekarang makin maju teknologi makin cepat mereka beradaptasi. Tidak mudah menyerah dengan keadaan sekitar, nah hal seperti ini juga yang terjadi pada film ONWARD dimana era Medieval Age,  sebuah Desa penuh keajaiban dimana sihir menjadi budaya setempat hingga suatu saat teknologi ada, dunia magic lambat laun ditinggalkan. Ian Lighfoot (Tom Holland) elves muda berasal dari keluarga bahagia tapi dia tidak percaya diri, merasa gagal, bersama kakaknya Barley Lighfoot (Chris Pratt) merasakan kehilangan sejak ayahnya tiada namun disaat ulangtahun yang ke-16, sebuah warisan sebagai hadiah ulangtahun diberikan kepada Ian, tongkat ajaib bermatakan batu phoenix yang mampu mewujudkan satu hari bersama ayah, tapi semuanya tidak mudah ada yang harus diselesaikan pada lembaran peta yang berisi petunjuk dimana menemukan batu phoenix tersebut.  Bagi Ian ini adalah hari yang dia tunggu karena sosok sang ayah belum pernah dia dengar selama ini, hanya Barley lah penganti sang ayah. Untuk memenuhi matra tersebut perjalanan panjang dimulai bagi mereka. Adventure begin, dengan cara yang kocak Ian & Barley saling melengkapi, kakaknya adalah cirikhas pejuang berani melangkah, berani bertanggungjawab sangat berbeda dengan Ian.

ONWARD, sebuah cerita yang mungkin sudah terjawab pada film Pixar-Disney lainnya, dengan ending yang mudah ditebak. Alurnya begitu saja tanpa ada pembaruan tapi bagaimana kisah brotherhood dikemas sangat emosional tidak sekedar sebab akibat tapi benar-benar mengambil dari kisah yang kita sendiri pasti mengalaminnya. Kedekatan emosional yang dibangun dari sejak awal, kita dibawa pada sebuah “games” seperti Dungeons & Dragon, seperti pada sebuah RPG Games dimana kita harus menyelesaikan tantangan tertentu dan menemukan petunjuk berikutnya. Bagi saya ONWARD modeling 3Dnya terinspirasi dari Monsters Inc karena bentuknya,ciri khas terlihat mata bulat, postur tubuhnya hingga bentuk manusianya Garapan Dan Scanlon adalah animator sebelumnya pada film tersebut, namun kisah perjuangan seorang anak mencari ayahnya justru menjadi cerita adventure yang menyenangkan, kita disuguhkan oleh cerita manis sebuah keharmonisan kakak–adik, ya kekesalan mereka alami adalah wujud mewakili brotherhood saat ini betapa susahnya membangun hubungan tersebut dengan perbedaan pemikiran tentang sebuah tujuan. ONWARD secara harafiah berarti “Maju kedepan“ hal ini mengingatkan kita untuk maju dalam menghadapi masalah yang ada. Pixar Animation mencoba maju dalam cerita yang berbeda bukan sekedar sequel dari film yang ada tapi ini berdiri sendiri,  Dan Scanlon berkata dia tidak hanya terinspirasi saat menjadi animator tapi juga ketika dia kehilangan ayahnya saat mendengar kaset yang direkam oleh ayahnya untuk dia dan kakaknya. Inilah landasan dia berkarya. Disaat pengisi suara selesai, justru Pratt dan Holland yang bersamaan menjadi dubber disinilah letak emosional dibangun sehingga anda sebagai penonton dapat merasakan perjuangan Dan muda yang sangat pengecut setelah kematian ayahnya berdampak dalam lingkungan sosialnya, kata Dan “Kolaborasi mereka ini  luar biasa selama menjalani dubbing, seringkali beberapa scene berimprovisasi menunjukan bahwa mereka adik–kakak”. Jangan bandingkan film Pixar-Disney sebelumnya, Onward adalah film penuh kehangatan, adventure, kocak, cerita yang ringan  dan tentunya motivasi komunikasi menjadi hal yang menyenangkan.
ONWARD tayang mulai tanggal 4 Maret 2020 diseluruh bioskop kesayangan anda, ajak putra putri anda menonton kisah pencarian jati diri, hubungan anak dan ayah, adik-kakak menyatu pada satu gambaran keluarga masa kini. Overall : 8/10 ( BK ) 

Comments

Popular posts from this blog

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga ...

REVIEW : FILM HOUSEMAID 2025, Tampil Dalam Cerita Penuh Kejutan

The Housemaid (2025)  Genre: Thriller psikologis / drama Sutradara: Paul Feig Diadaptasi dari novel: The Housemaid karya Freida McFadden Pemeran utama: Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar Ringkasan Cerita Millie, seorang perempuan yang baru keluar dari penjara, mendapat pekerjaan sebagai asisten rumah tangga yang tinggal di dalam rumah milik keluarga Winchester yang kaya  raya. Awalnya pekerjaan ini tampak seperti kesempatan kedua untuk menata hidup. Namun perlahan, atmosfer rumah tersebut berubah mencekam. Rahasia, manipulasi, dan relasi kuasa yang timpang mulai terkuak, menghancurkan ilusi kehidupan kelas atas yang tampak sempurna. Menariknya dari film ini , saya pikir remake film korea karena tidak membaca detil kalau film ini  berdasarkan novel 2022 dengan nama yang sama oleh Freida McFadden. Film tersebut dibintangi oleh Sydney Sweeney, Amanda Seyfried, Brandon Sklenar. termasuk dalam katagori 17+ ada adegan dewasa, harap sangat bijak untuk menontony...

REVIEW FILM ANIME : The Dangers in My Heart: The Movie

The Dangers in My Heart: The Movie merupakan  film yang menawarkan kisah remaja dengan cara yang jujur dan manusiawi. Ceritanya berpusat pada Kyotaro Ichikawa dan Anna Yamada , dua siswa SMP yang sangat berbeda, namun perlahan saling mendekat melalui momen-momen canggung yang terasa nyata. Kyotaro adalah anak introvert yang cenderung menyendiri. Ia punya minat yang tidak biasa untuk anak seusianya: membaca buku tentang anatomi dan hal-hal gelap, serta mendengarkan musik metal. Di balik itu, ia sebenarnya penuh keraguan, kesepian, dan rasa tidak percaya diri. Pikiran gelapnya bukan tanda kebencian, melainkan cara seorang remaja menghadapi dunia yang terasa menekan. Sebaliknya, Anna Yamada adalah gadis populer di sekolah. Ia ceria, energik, dan secara penampilan terlihat lebih matang dibanding teman-teman sekelasnya. Namun di balik citra itu, Anna punya sisi polos, ceroboh, dan rakus makanan yang membuatnya sangat manusiawi. Ia bukan sosok sempurna, melainkan remaja yang sedang bel...