Skip to main content

Review The Angry Birds Movie

Bagi pencinta gamenya pasti sudah tidak sabar menonton film ini, mungkin sudah dinantikan sejak 1-2 tahun lalu saat di umumkan akan dibuat dilayar lebar. Penantian panjang akhirnya terpenuhi muncul dalam versi layar lebar pertama . Dengan pengambaran animasi yang sangat halus, Rovio sebagai pembuat game tak main-main memberikan sebuah tontonan yang sesuai dengan versi gamenya.  Hasil kerja keras mereka didukung oleh Sony Pictures merogoh sekiatar 100 juta Euro sebuah angka yang besar bagi Finlandia asal game ini .

Sebuah perkampungan para burung, kehidupan yang sangat tenang,nyaman bahkan membuat para burung begitu bahagia , dalam lagu Me Oh My - Wonderful Life itulah gambaran sejatinya namun,  di tengah kehidupan seperti muncul lah Red (JasonSudekies ) burung warna merah yang selalu membuat onar karena sifat marahnya, sebagai burung pemarah dia berusaha menjadi teman bagi burung yang lain . tiba-tiba kedatangan para babi yang ingin bersahabat . Pemimpin Babi hijau ( Bill Hader )  menghasut para burung, namun Red mengetahui akal jahat para babi ketika melihat banyak kapal yang datang, bukan hanya beberapa babi hijau .

Karena Red sudah terkenal tidak bisa dipercaya maka seluruh kampung membuat keputusan untuk menerima kehadiran para babi menajadi sahabat mereka . Red bersama temannya Chuck (Josh Gad ) , Bom (Danny McBride )  mencari figur Mighty Eagle - elang yang dipercaya sebagai penjaga para burung meminta bantuan untuk menghalau babi-babi hijau keluar dari pulau mereka. Ketika usaha mereka menempuh gunung antah berantah bertemu sang Mighty Eagle ( Peter Dinklage ) , justru mendapatkan kebalikan bukan seperti gambaran masih kanak-kanak karena Red mengagumi sosok Mighty Eagle . Rasa kecewa Red bersama Chuck & Bomb pulang ke pulau  mengingat para babi hijau sudah melancar serangan yaitu mencuri telur-telur burung .

Akankah misi para babi hijau mengancurkan pulau serta berhasil membawa telur-telur burung?
Bagaimana usaha Red , Chuck & Bom berhasil mengancurkan siasat jahat para babi ?
 





Saat Sony Pictures deal dengan Rovio tahun 2013 untuk membuat versi layar lebar, sebagai distributor worldwide The Angry Birds Movie, membuat angin segar bagi Rovio dengan jadwal perlirisan July 2016 , tapi bulan Desember 2014 diajukan tanggal 20 Mei 2016 dan bulan September 2015 diluncurkan pertama kali trailernya di youtube disambut antusias para pecinta gamenya tak sabar menontonnya dan Indonesia kembali mendapatkan kesempatan tayang lebih awal.

Sutradara Clays Kaytis merupakan debut pertama kali sebagai sutradara , kita mengenal sebagai kepala animator film Frozen, Wreck it Ralph & Tangled , Meyakinkan penonton akan menikmati film ini, jadi para pecinta game tidak kecewa akan usahanya tersebut , saya melihat 3D bagus ada bagian pop up terasa. Jajaran Original Soundtrack pun membuat film ini layak ditonton, bahkan dalam versi singlenya Me Oh My dibawakan dari penyanyi Indonesi Cut Meyriska. 

The Angry Birds akan tayang hari jumat 13-Mei-2016 diseluruh Bioskop Indonesia , sebagai penonton awam setidaknya pernah bermain game ntah itu hanya mengisi waktu luang pasti tidak sukar menonton film ini . Happy Watching Moviegoers
 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : NAKEE 2 ( Thailand Horor Movie )

PRESS RELEASE : First KOL ( Key Opinion Leader ) Gathering WeTV Indonesia

REVIEW : WEDDING AGREEMENT

WEDDING AGGREEMENT
Sutradara : Archie Hekagery
Produksi : Starvision
Durasi : 100 Menit

WEDDING Agreement adalah debut film layar lebar saya. Pertama kali saya membaca novel yang ditulis oleh Eria Chuzaimiah (Mia Chuz), rasa ketertarikan itu langsung menguat karena kisah ini bercerita tentang Islam tanpa perlu menggurui. Pertanyaan besar : “Apakah mungkin seseorang bisa menikah tanpa pacaran?”, selalu menggantung di benak semua orang. WEDDING Agreement bisa menawarkan jawaban dengan cara yang manis, tanpa menghakimi siapapun.  Di sini, ada orang yang menikah tanpa melalui proses pacaran sebelumnya, dan ada pula pasangan yang telah berpacaran lama sejak bangku kuliah. Manusia punya logikanya masing-masing,  Saya benar-benar bersyukur karena dipercaya oleh pak Chand Parwez untuk menggarap film ini. Beliau produser hebat. cerita yang kuat, berhasil disampaikan tanpa perlu menjadi sesuatu yang membosankan apalagi sikap mengurui. Seperti kebanyakan novel yang diangkat ke layar lebar, tentu ba…