Skip to main content

REVIEW : SHOTGUN WEDDING

SHOTGUN WEDDING

Directed : Jason Moore

Production : Lionsgate

Runtime : 1h 40 m

Banyak pasangan berencana menikah dilokasi yang tepat, penuh kesan oleh semua undangan dan tentunya begitu meriah. Seperti pasangan Darcy (Jennifer Lopez) dan Tom (Josh Duhamel),  mereka melangsungkan pernikahan pada sebuah Private Island, persiapaan begitu matang dihadiri oleh keluarga serta teman terdekat. Tom sudah merencanakan sejak beberapa waktu lalu sebagai hadiah untuk Darcy, kekasih yang ia cintai ntah disaat menjelang pernikahan muncul konflik diantara mereka lantaran Ayah Darcy tanpa sepengetahuannya mengundang si mantan datang pada pernikahan tersebut. Disaat acara mulai tiba-tiba dari sekelompok perampok datang  menyandera para keluarga, Darcy dan Tom harus menyelamatkan mereka dari para perampok.

Drama komedi diperankan oleh Jennifer Lopez (53 Tahun) sebagai penyanyi dan aktris berupaya memberikan penampilan terbaik dalam setiap film yang dia mainkan baik itu drama romance, aksi atau thriller, kali ini dia berkesempatan bermain dalam Romance Comedy setelah menjadi voice over film animasi berharap peningkatan karakter menjadi totalitas, walaupun belum cukup memuaskan namun JLO lebih enak dilihat memainkan peran sosok Darcy yang selalu kuatir tidak percaya sama pasangannya, berbeda dengan Josh Duhamel (50 Tahun) seorang model, aktor yang sering wara wiri pada film aksi terlebih penampilan pada seri Transformers, dia jarang sekali bermain komedi sosok pria biasa, serasa wajar jika mengalami masalah tak semua bisa diselesaikan dengan ide-ide pria briliant. Ini gambaran pasangan saat ini dua karakter berbeda berusaha menyatu dalam durasi 1jam 40 menit rasanya cukup kita dibuat tertawa. Sutradara dibalik film ini Jason Moore sudah pernah kita saksikan di Indonesia Pitch Perfect 1-3, ini merupakan jaminan sebuah film santai , menghibur penonton semua.

Dibalik semuanya alur cerita yang mudah ditebak Film Shotgun Wedding menjadi sajian menarik tanpa harus berpikir panjang. Beberapa scene menyebutkan Bali namun tidak jelas arahnya, untung saja tidak berdampak pada pariwisata Indonesia, karena aksen para perampok tak menunjukan asal dari Bali hanya kebetulan semata. Republik Dominika dijadikan lokasi pengambilan gambar dirubah menjadi salah satu pantai di Philipina, pemilik hotel justru seperti orang Hawai. Semua produksi film ini  hanya semata untuk kebutuhan alur cerita, dengan eksekusi menarik pada akhir cerita Shotgun Wedding hadir dibioskop pada jaringan Cinema21 pada tanggal 28 Desember 2022.

Skor : 7/10  


 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena