Skip to main content

REVIEW : WRATH OF MAN , DENDAM SI KEPALA PLONTOS

WRATH OF MAN

Directed : GUY RITCHIE

Production :  MGM FILMS, MIRAMAX FILM

Runtime : 158 Minutes


Diawal cerita ada perampokan melibatkan dua anggota security mati tertembak dan anak muda mati ditangan perampok. Tiga bulan kemudian Sosok H (Jason Statham ) melamar pekerjaan sebagai penjaga security truk yang membawa duit cash dalam jumlah banyak, disaat latihan dia menunjukan tidak ada masalah dengan skor 70% , maka pertimbangan manajamen mencoba bekerja di lapangan. Hari pertama dimulai sudah terjadi insiden perampokan dijalan, Namun tak bergeming sedikitpun semua penjahat dihabiskan dengan berapa kali tembakan. Kejadian ini membuat perusahaan truck bangga terhadap dirinya dan teman-temannya yang membully berubah total.  Tidak sampai disini saja kejadian perampokan kedua makin membuat surprise bagi perusahaan. Ada berapa hal yang menarik latar belakang H patut dicurigai, tapi tidak temukan masalah apapun. Sosok H memang yang dicari semua perusahaan security dimanapun. Black Friday hari dimana penduduk amerika menghabiskan jutaan dollar untuk belanja. Sisi lain para perampok melancarkan aksinya mengasak jutaan dollar saat Black Friday tersebut. H diperhadapkan posisi yang sulit ikut merampok Depo (Perusahaan) mereka sendiri atau mati tanpa ada perlawanan. Karena H sudah menyelidiki sebelumnya, dia berada disana berusaha membongkar siapakah dalang pembunuhan anak muda dengan melibatkan orang dalam perusahaannya.



Guy Ritchie mengenalkan berapa karakter tanpa latar belakang tapi cukup mengena siapakah tokoh protagonist dan antagonist, hanya latar belakang misi perampokan oleh eks militer yang dianggap tidak ada gunanya lagi pemerintah, mereka orang-orang terlatih namun terlantar dalam karir dan keluarga harus berjuang mencari uang sebanyak-banyaknya demi masa depan mereka sendiri. Jika anda menonton film Guy Ritchie sebelumnya mungkin akan sedikit berbeda sentuhannya tapi jangan kuatir anda akan terhibur selama duduk menyaksikan Wrath Of Man. Walaupun bukan film terbaik dari sutradara Guy Richies, karena film ini adalah remake film prancis “ Cash Trucks “ (2004 ) karya Nicolas Boukhrief, namun sineas inggris memberikan porsi alur cerita yang cukup menarik disaksikan, dengan pola pakem kepala plontos Jason Statham tanpa banyak adu fighting tetap menarik karena kita dibawa dalam cara flashback sedikit berbeda. Alurnya berbeda membuat kita mengerti dibagi dalam beberapa segment, dan setiap segment berakhir pada pertanyan berikutnya.Wrath Of Man membawa pesan balas dendam kematian keluarga tercinta lebih besar dibandingkan apapun dimuka bumi ini, ayah yang jahat tapi mendidik anaknya justru menuju keberhasilan dalam dunianya, hingga kematian tak sengaja merubah seluruh kehidupan si ayah tersebut.

Wrath Of Man tayang mulai tanggal 5 Mei 2021 hanya di jaringan 21, yang kangen dengan aksi Jason Statham jangan lewatkan aksinya lihai beradu otot atau senjata

Overall : 7.5/10


Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak