Skip to main content

REVIEW : A QUIET PLACE PART 2

A QUIET PLACE PART 2

DIRECTED : JOHN KRANSINSKI

PRODUCTION : PLATINUM DUNES, PARAMOUNT PICTURES

RUNTIME : 97 MINUTES 

Diawali dengan kilas balik hari pertama serangan tiba-tiba, bagaimana keluarga ini harus berjuang dan memasuki hari ke 475 dimana mereka tetap mencari perlindungan, Sebagai penulis dan sutradara John mencoba memberikan gambaran begitu kelam, sepi serta serangan monster yang mampu membaca kelemahan manusia dengan segala taktik yang ada. Emmet (Cillian Murphy) yang sudah terpisah lama dengan keluarga mencoba bertahan namun melihat Evelyn, dia tidak tega meninggalkan begitu saja. Walaupun kondisi makanan sudah menipis, Evelyn memohon diberikan waktu beristirahat sebentar apalagi ada bayi baru lahir. Regan anak yang tuli mencari jalan dengan mendenar sebuah lagu “ Somewhere in the Rainbow”, baginya ini bukan sekedar lagu tapi sebuah pesan untuk semua penyitas bisa mencapai pulau tersebut, tapi kenyataan berkata lain tak mudah mencapai pulau tersebut.

Meskipun film ini termasuk horror tapi sinematography harus terlihat ada pengharapan ditengah kesunyian yang ada, pengunaan camera 35 mm melalui pendekatan emosi, lokasi, waktu dan cahaya yang pas dalam situasi gelappun akan terasa tegang disaat kejadian normal namun berbahaya sewaktu-waktu dalam satu bidikan yang sama.  Tidak mencoba merubah pakem pertama begitu juga dengan sound, custome, SFX dan CGI monster diperlihatkan dengan jelas, Pihak Paramount Pictures sangat tepat mengambil keputusan membuat seguelnya karena pandemic melanda dunia sempat menunda penayangannya dan akhirnya kita bisa menyaksikan di layar lebar.

Tidak dapat dipungkiri Part 2 sudah ditunggu sejak Part 1 muncul di kalangan pecinta film suspense, thriller, horror ini berhasil membuat tahan napas cukup lama, betapa tidak dalam Part 2 memberikan porsi hubungan ibu dan ketiga anaknya di explore dengan baik. Penampilan Emily Blunt ( Evelyn ) sebagai sosok ibu berusaha Tangguh menghadapi serangan monster dengan membawa anaknya (Millicent Simmonds, Noah Jupe, dan Cade Woodward). Penampilan mereka juga sangat menarik, walaupun tidak banyak dialog kita sudah dibawa dalam suasana yang mencekam sewaktu-waktu. Dengan meninggalkan clue untuk part ke 3 bagi saya sudah tidak sabar lagi menyaksikan mereka bebas dari serangan monster atau justru tewas begitu saja, A Quiet Place Part 2 telah memberikan tontonan yang menarik selama 97 menit, kita disuguhkan ketegangan, rasa was-was dan pasti selalu bikin jantungan. Mulai tayang tanggal 26 Mei 2021 di bioskop kesayangan anda.

Overall : 7.5/10

 


 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : DARK WATERS

DARK WATERS Directed : Todd Haynes Production : Participant & Focus Features Runtime : 126 Minutes  Sebagai seorang pengacara Rob Billot (Mark Ruffalo) melihat kematian binatang di Distrik Virgina Barat secara tidak wajar yang berhubungan dengan perusahaaan besar dekat dengan lahan pertanian tersebu, melihat ada sesuatu yang salah dengan DuPont perusahaan kooperasi besar justru melakukan pencemaran dan pelangaran lingkungan setempat membuat salah satu petani merasakan ada yang aneh dengan sapi setelah mimun air dari sungai dekat rumahnya, dia ingin sekali melaporkan kasus ini ke pemerintah daerah, sebagai seorang pengacara yang sempat membela DuPont justru saat ini dia ingin menjatuhkan Dupont atas kasus tersebut, gak mudah dengan bukti-bukti otentik serta harus berhasil meyakinkan masyarakat bahwa produksi Teflon tersebut mengandung bahan berbahaya senyawa kimia C8 yang mengakibatkan bermacam-macam penyakit ganas. Sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 usaha tersebut

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak