Skip to main content

Review The WALL

The WALL 
Directed : Doug Liman  
Starrring : Aaron Taylor-Johnson,John Cena,Laith Nakli
Production : Amazon Studios, T Series, Big Indie 
Runtime : 81m


Bayangkan jika kita berada pada posisi yang tak enak disaat terpojok, hanya bertahan pada sebuah benda yang suatu saat akan hilang juga, itulah kisah dimana di tahun 2007 dimana saat itu Perang Irak masih berkecamuk. Dua orang tentara Amerika Serikat sersan Allen Isaac (Aaron Taylor-Johnson) sebagai seorang spotter/watcher dan sersan Shane Matthews (John Cena) yang berperan sebagai seorang sniper menginvestigasi konstruksi pipa di padang gurun. Setelah menunggu selama 22 jam, mereka memutuskan kalau tempat tersebut telah aman untuk dimasuki dan dijelajahi. Nampaknya dugaan mereka salah dan ada seorang sniper Irak, Juba (Laith Nakli) yang menembaki mereka. SersanShane terkena peluru yang membuatnya terluka parah dan tergeletak di tengah-tengah medan pertempuran. Sedangkan sersan Allen terkena dibagian kakinya dan sanggup untuk melarikan diri dan bersembunyi dibalik dinding yang menjadi judul film ini. 


Seperti film Mine yang premisnya mirip dengan The Wall ini, adapula sniper, watcher dan orang ketiga yang merupakan penduduk lokal. Tentu film yang berlatar di suatu tempat dengan aktor yang hanya sedikit berpotensi membuat penonton bosan akan adegan repetitif dan monoton. Hal itu terjadi pada bagian pertengahan, penonton tidak sabar menunggu kapan adegan showdown terakhir antar sersan Allen dan Juba atau kapan sersan Allen diselamatkan atau tidak. Film yang durasinya sebenarnya hanya 90 menit ini terasa cukup panjang dan mungkin saja lebih tepat untuk menjadi sebuah episode di suatu serial tv saja. Selain itu, tentu kualitas aktor pula yang membuat film seperti sukses atau tidak, selain John Cena yang berakting standar, Aaron Taylor-Johnson dengan cukup baik memperlihatkan rasa sakitnya saat mengeluarkan peluru, bermain kucing-tikus dengan tokoh antagonis dan berjuang untuk terus bertahan hidup di tengah keterbatasan kondisi. Laith Nakli sebagai Juba, walaupun tidak diperlihatkan mukanya, dapat memberikan suara yang intimidatif sekaligus menipu terhadap tokoh protagonisnya.



Tentu saja melihat track record Doug Liman yang kebanyakan film-filmnya adalah bergenre action/thriller ini sudah berpengalaman dalam menyusun setiap adegan aksi yang memikat, intens dan cukup menegangkan. Dimana saat adegan awal kita diperlihatkan bagaimana situasi yang mencekam dan tidak nyaman saat sersan Shane yang diperankan dengan biasa saja oleh John Cena tengah memeriksa lokasi ini sampai dengan adegan mengeluarkan peluru dari paha sersan Allen terasa cukup solid. Jangan lupakan pula teropong watcher dari sersan Allen dan visualisasi bidikan dari Juba yang menambah suasana menegangkan. Doug Liman juga memperlihatkan situasi minimalis dengan berfokus di suatu tempat yang realistis dengan tampilan gambar gritty, adegan aksi yang tidak dibuat-buat, gurun yang sudah lama tidak ditempati siapapun hingga adegan berdarah-berdarahnya. ( Denny ) 

The WALL tayang hanya di CGV, CINEMAXX dan PLATINUMCINEPLEX 
overall :  7/10



Comments

Popular posts from this blog

Press Release : WESTWORLD Season 2 tayang segera

JAKARTA, 9 Maret 2018 – Drama serial peraih Emmy ® WESTWORLD kembali dengan sepuluh episode di season kedua bersamaan dengan A.S. pada Senin, 23 April jam 8.00 WIB eksklusif di HBO dengan penayangan ulang primetime jam 21.00 WIB di HBO. Tonton episodenya di HBO On Demand. Tonton sepuluh episode dari season pertama serial WESTWORLD yang mendapat pengakuan dari para kritikus, kapanpun di HBO On Demand. Season pertama juga akan tayang setiap Sabtu malam HBO mulai 24 Maret sampai 21 April. Tayang perdana di HBO pada 2016 dan menjadi serial anyar HBO yang paling banyak ditonton, WESTWORLD merupakan perjalanan kelam tentang sebuah awal dari kesadaran buatan dan evolusi dari kejahatan. Pemain dari season pertama antara lain Anthony Hopkins, Evan Rachel Wood, Thandie Newton, Ed Harris, Jeffrey Wright, James Marsden, Tessa Thompson, Sidse Babett Knudsen, Jimmi Simpson, Rodrigo Santoro, Shannon Woodward, Ingrid Bolsø Berdal, Ben Barnes, Simon Quarterman, Angela Sarafy

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung

REVIEW : FILM SUSUK : KUTUKAN KECANTIKAN

SUSUK : KUTUKAN  KECANTIKAN Produksi: Legacy Pictures,Visinema Pictures, Goodwork Duration: 102 minutes Dengan tema yang sudah lumrah di kalangan masyarakat khususnya wanita pemakain susuk menjadi bagian bagi mereka yang kurang percaya diri (Insecure) untuk tampil lebih lagi tak sekedar kecantikan belaka. Berawal seorang wanita muda bernama Laras (Hana Malasan) pekerja seks komersial mengalami kecelakan disebuah gedung, kasus tersebut membawa sosok politikus ternama. Sebenarnya Laras ingin keluar tapi kebutuhan dirinya tidak mencukupi, adiknya berprofesi sebagai mua pengantin , Ayu (Ersya Aurela) mencoba menolong lewat jalan pintas orang pintar karena pihak rumah sakit tidak mampu melepas benda asing dalam tubuh Laras, ditemani oleh Arman (Jourdy Pranata) , Ayu pun mencari berbagai cara untuk menyembuhkan Laras dengan pulang ke desanya, Dengan mendatangi Damar (Whani Dharmawan) seorang kepala desa yang membantu Laras dan Ayu setelah orang tua mereka meninggal, Ustad Rahmat (M.N. Qom