Skip to main content

Review : Transformers The Last Knight

Transformers The Last Knight 
Directed : Michael Bay 
Starring : Mark Walhberg, Stanley tucci, Athony Hopkins, Laura Heddock, Isabella Moner
Production : Habsro Studios, Di Bonaventura Picture, Paramount Pictures
Runtime : 145 Minutes 

Keputusan para pembuat film franchise seri Transformers  Hasbro Studios & DiBonaventura untuk memberikan kursi penyutradraan kepada Michael Bay untuk seri ke-5 ini sangatlah tepat, penggunaan kamera IMAX sangat berpengaruh pada visual yang dihasilkan. apalagi adegan slomo membuat makin kagum penonton. Sebuah pencapain yang luar biasa dalam dunia Sinematography , Bay membuktikan tak tanggung-tanggung hampir 98% seluruh adegan dalam Transformers 5 dengan kamera IMAX. Ciri khas diapun, penonton pasti sudah paham, ledakan besar, mobil mewah. teknologi canggih, tentunya wanita cantik sebagai daya tarik tersendiri. 



Ketika dunia sudah membenci robot karena banyak kehancuran yang terjadi atas bumi, maka pemerintah membuat pasukan TRF untuk menghancurkan para robot-robot tersebut.  Cade Yager ( Mark Walberg ) masih percaya Bumblebee dan para Autobot mempunyai misi perdamaian atas bumi dari kehancuran yang akan datang, mereka percaya bahwa ada tongkat sakti milik para 12 ksatria penjaga rahasia sejarah Transformers sudah ada selama ini, tersimpan jauh di dasar bumi, Keberadaan Optimus Prime tidak diketahui dia menuju planet Cyberton ,menjadikan para kelompok Megatron mengambil alih bahwa merekalah yang ingin menjaga perdamaian. Tak heran jika tongkat tersebut direbutkan oleh Megatron dan anak buahnya. Saat Optimus Prime dihadapkan oleh Quentessa, dia menawarkan pemulihan planet Cyberton asalkan Optimus mau memberikan tongkat itu. Pemburuan tongkat tersebut menjadikan ajang perang antara Autobot dengan Megatron. Jika bumi hancur maka Planet Cyberton kembali hidup."Dua dunia berperang hanya satu yang bertahan ". dengan premis seperti hal ini penonton diharapkan tak pusing dengan alur cerita asal muasal Transformers ada hingga perebutan kekuasaan. Siapkah sebenarnya The Last Knight  yang dapat melepaskan Tongkat sakti tersebut ?. 



Apakah anda pecinta sejati seri Transformers dengan empat filmnya pasti sangat dihibur dengan film ini, ceritanya pun berawal dari ending seri ke-4 namun penekanan pada asal Transformers berada lebih diutamakan sehingga penonton tak pusing dengan kehadiran para aktor-aktrisnya. Ini yang mau disampaikan oleh si penulis Akiva Goldsman, durasi 2 jam 30 menit tak akan terasa boring, sajian adegan seru serta ledakan dari awal hingga akhir film mewarnai hampir 90% , komedi ala bay diselipkan supaya penonton tidak merasa terlalu serius, Transformers adalah sebuah sajian film yang penuh entertain tidak sekedar ledakan tapi visual effect yang sangat bagus sekali dan yang menarik munculnya aktris muda cukup berbakat Isabella Moner ( Izabella ) , serta penampilan Laura Heddock ( Viviane ) dan tak lupa penampilan Anthony Hopkins  (Sir Edward Burton ) , dan beberapa aktor lama yang telah menghiasi film ini. Absennya Linkin Park tidak membuat film ini tak ada theme song yang menarik, scoring masih dipegang oleh Steve Jablonsky dengan tone yang mirip disemua film transformers, sunguh menyenangkan menonton film yang di sutradarai oleh Michael Bay. 

Transformers The Last Knight , Tayang tanggal 21 Juni 2017 di seluruh bioskop, film aman bagi anak-anak  dan sangat dianjurkan menonton di IMAX 3D

Overall : 9.5/10




Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re