Skip to main content

REVIEW : MARUI VIDEO, Kisah dibalik pembunuhan tahun 1992

Jika kalian pernah melihat Blair Witch Project atau Paranormal Activity film ini mempunyai alur yang sama, perbedaannya hanya dalam penyelidikan kasus pembunuhan di Busan tahun 1992, bukti kasus tersebut disimpan dalam gudang bawah tanah  oleh kejaksaan Korea Selatan karena terlalu brutal dan sadis apa yang dilakukan pria membunuh kekasihnya pada kamar, setelah dketahui kalo pria tersebut tidak sengaja membunuh lantaran kerasukan serta sosok bayangan pemuda masih sekolah terlihat pantulan cermin menjadi tanda penyelidikan dimulai. Beberapa kali mengalami proses wawancara dengan saksi yang ada terlihat keanehan terjadi sosok pria kemungkinan berasal pada tahun jauh sebelum 1992, semakin mendekati jawaban justru para reporter mengalami gangguan dari mahluk kasat mata setelah melihat video pembunuhan, tak hanya ganguan fisik tapi kebakaran mendadak yang terjadi dalam ruangan editing.


Marui Video berjalan cukup lambat, wajar film dokumenter seperti di Korea selatan menjadi hal yang menarik perhatian penonton walupun pengunaan sinematography film semata demi kenikmatan menonton, pengalan-pengalan waktu juga terasa loncat-loncat perlu waktu berpikir, jumpscare di beberapa adegan cukup membuat andrenalin tidak membosankan, sound yang dibangun juga menambah kesan menakutan sangat efektif apalagi close up dari lokasi ke lokasi sebagai element supranatural film dikemas dengan baik. Para pemain Seo Hyun Woo ( Flower Of Evil ) dan Jo Min Kyung ( Secret Zoo) diarahan dengan baik oleh Sutradara Yoon Joon-Hyeong (Fatal Intution), kehadiran mereka bermain natural selayaknya pemburu berita kriminal, tak heran akting mewakili penonton dalam menikmati sajian Marui Video. Dalam durasi 1jam 30 kita cukup puas menyaksikan horor semi dokumenter ala Korea Selatan ini, tayang mulai 10 April 2023 dengan batasan rating 17+, ada adegan gore yang tak layak bagi penonton anak-anak dibawah umur. Overall 7/10.


 

Comments

Popular posts from this blog

Press Release : WESTWORLD Season 2 tayang segera

JAKARTA, 9 Maret 2018 – Drama serial peraih Emmy ® WESTWORLD kembali dengan sepuluh episode di season kedua bersamaan dengan A.S. pada Senin, 23 April jam 8.00 WIB eksklusif di HBO dengan penayangan ulang primetime jam 21.00 WIB di HBO. Tonton episodenya di HBO On Demand. Tonton sepuluh episode dari season pertama serial WESTWORLD yang mendapat pengakuan dari para kritikus, kapanpun di HBO On Demand. Season pertama juga akan tayang setiap Sabtu malam HBO mulai 24 Maret sampai 21 April. Tayang perdana di HBO pada 2016 dan menjadi serial anyar HBO yang paling banyak ditonton, WESTWORLD merupakan perjalanan kelam tentang sebuah awal dari kesadaran buatan dan evolusi dari kejahatan. Pemain dari season pertama antara lain Anthony Hopkins, Evan Rachel Wood, Thandie Newton, Ed Harris, Jeffrey Wright, James Marsden, Tessa Thompson, Sidse Babett Knudsen, Jimmi Simpson, Rodrigo Santoro, Shannon Woodward, Ingrid Bolsø Berdal, Ben Barnes, Simon Quarterman, Angela Sarafy

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung

REVIEW : FILM SUSUK : KUTUKAN KECANTIKAN

SUSUK : KUTUKAN  KECANTIKAN Produksi: Legacy Pictures,Visinema Pictures, Goodwork Duration: 102 minutes Dengan tema yang sudah lumrah di kalangan masyarakat khususnya wanita pemakain susuk menjadi bagian bagi mereka yang kurang percaya diri (Insecure) untuk tampil lebih lagi tak sekedar kecantikan belaka. Berawal seorang wanita muda bernama Laras (Hana Malasan) pekerja seks komersial mengalami kecelakan disebuah gedung, kasus tersebut membawa sosok politikus ternama. Sebenarnya Laras ingin keluar tapi kebutuhan dirinya tidak mencukupi, adiknya berprofesi sebagai mua pengantin , Ayu (Ersya Aurela) mencoba menolong lewat jalan pintas orang pintar karena pihak rumah sakit tidak mampu melepas benda asing dalam tubuh Laras, ditemani oleh Arman (Jourdy Pranata) , Ayu pun mencari berbagai cara untuk menyembuhkan Laras dengan pulang ke desanya, Dengan mendatangi Damar (Whani Dharmawan) seorang kepala desa yang membantu Laras dan Ayu setelah orang tua mereka meninggal, Ustad Rahmat (M.N. Qom