Skip to main content

REVIEW : ASTERIK & OBELIX : THE MIDDLE KINGDOM

ASTERIX & OBELIX : The Middle Kingdom

Directed : Guillaume Canet

Production : Pathe Distribution

Runtime :  1h 52m

Siapa yang kenal tokoh komik ini Asterix & Obelix, duo karakter fiksi muncul pertama kali tahun 1976 oleh Albert Udenzo dan Rene Goscinny, komik series buatan negeri menara Eifel Perancis langsung terkenal sejak pertama kali terbit, bahkan sempat dibuat mini series,animasi dan muncul secara layar lebar tahun 1999 dan 2002 mendapat perhatian pecinta komiknya memang secara box office tidak terlalu besar namun kemunculan duo karakter ini patuh ditunggu. Tahun 2023 kali ini film terbarunya setelah 11 tahun lalu tepatnya  2012 : Asterix dan Obelix God Save Britania, membutuhkan waktu cukup lama karena makin kesini tampilan asterix lebih bagus secara custome,cgi pastinya dan lokasinya daerah Galia menjadi terlihat bagus. Kali ini cerita Asterix & Obelix The Middle Kingdom, merupakan installment ke-5 dari film seriesnya yang berfokus pada Kerajaan China membutuhkan bantuan Orang Galia, sebuah kerjasama ekonomi terjalin pada dua negara ini. Berawal putri kerajaan San Hee (Julie Chen) serta pengawalnya, Kah Rah Tay (Leanna Chea) datang ke Galia meminta pertolongan karena salah satu Jendral Dang Tsin Qin  ingin merebut kekuasan serta menahan permaisuri kerajaan Tiongkok  Han Xuandi, atas pertolongan Bangruptix (Jonathan Cohen) dia merasa berjasa tapi dibalik semuanya kalo Putri San Hee adalah pacarnya, pemberontakan DangTsin Qin dibantu oleh kerajaan romawi untuk merebut 6 kerajaan kecil yang dibawah pengaruh Han Xuandi, mereka ini mempunya algojo layaknya Goliat - Caius Antivirus (Zlatan Ibrahimovic) juga Julius Caesar (Vincent Cassel) setelah penyerbuan berhasil masih ada satu lagi yang harus mereka kalahkan, pangeran FuYi yang masih setia dengan Kerajaan Han Xuandi, inilah tugas dari Asterix & Obelix mencari dukungan supaya pasukan Dang TsinQin tidak berhasil merebut keraajannya,disela-sela selalu ada kejadian yang unik percintaan Obelix dengan Ka Rha Tay, Asterix menaruh cintanya Putri San Hee namun ditolak,perseteruan Obelix dan Asterix mewarnai persahabatan mereka juga percintaan Julius Caesar dengan Cleopatra.


Terlepas dari cerita original atau bukan nama Asterix dan Obelix membekas pada kaum 70an dimana mereka sudah terbiasa gaya lelucon jadul, nama nama plesetan menjadikan cirikhas filmnya ,juga cerita tentang  ramuan kekuatan super Galia termahsyur pada jaman Romawi. Perlu diingat Bangsa Romawi adalah musuh bebuyutan mereka, tampil dalam  jokes bapak-bapak receh terkesan garing kata anak anak sekarang, pengunaan teknologi tak semata-mata menunjukan mereka masih paham. Kisahh klise bahkan terkesan monoton tapi mampu menghibur penonton dari serbuan film horor di tengah liburan lebaran tahun 2023 saat ini, film ini bisa menjadi alternatif tertawa bersama keluarga. Masih seputar persahabatan dan cinta mewarnai sepanjang durasi 1 jam 52 menit berlangsung. Jangan berpikir panjang tak ada serius semua tampil apa adanya, beberapa cameopun mungkin penonton tidak mengenalnya, Asterix & Obelix the Middle Kingdom tayang mulai tanggal 28 April 2023 hanya di jaringan cinema21. Overall : 6.5/10



Comments

Popular posts from this blog

Press Release : WESTWORLD Season 2 tayang segera

JAKARTA, 9 Maret 2018 – Drama serial peraih Emmy ® WESTWORLD kembali dengan sepuluh episode di season kedua bersamaan dengan A.S. pada Senin, 23 April jam 8.00 WIB eksklusif di HBO dengan penayangan ulang primetime jam 21.00 WIB di HBO. Tonton episodenya di HBO On Demand. Tonton sepuluh episode dari season pertama serial WESTWORLD yang mendapat pengakuan dari para kritikus, kapanpun di HBO On Demand. Season pertama juga akan tayang setiap Sabtu malam HBO mulai 24 Maret sampai 21 April. Tayang perdana di HBO pada 2016 dan menjadi serial anyar HBO yang paling banyak ditonton, WESTWORLD merupakan perjalanan kelam tentang sebuah awal dari kesadaran buatan dan evolusi dari kejahatan. Pemain dari season pertama antara lain Anthony Hopkins, Evan Rachel Wood, Thandie Newton, Ed Harris, Jeffrey Wright, James Marsden, Tessa Thompson, Sidse Babett Knudsen, Jimmi Simpson, Rodrigo Santoro, Shannon Woodward, Ingrid Bolsø Berdal, Ben Barnes, Simon Quarterman, Angela Sarafy

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung

REVIEW : FILM SUSUK : KUTUKAN KECANTIKAN

SUSUK : KUTUKAN  KECANTIKAN Produksi: Legacy Pictures,Visinema Pictures, Goodwork Duration: 102 minutes Dengan tema yang sudah lumrah di kalangan masyarakat khususnya wanita pemakain susuk menjadi bagian bagi mereka yang kurang percaya diri (Insecure) untuk tampil lebih lagi tak sekedar kecantikan belaka. Berawal seorang wanita muda bernama Laras (Hana Malasan) pekerja seks komersial mengalami kecelakan disebuah gedung, kasus tersebut membawa sosok politikus ternama. Sebenarnya Laras ingin keluar tapi kebutuhan dirinya tidak mencukupi, adiknya berprofesi sebagai mua pengantin , Ayu (Ersya Aurela) mencoba menolong lewat jalan pintas orang pintar karena pihak rumah sakit tidak mampu melepas benda asing dalam tubuh Laras, ditemani oleh Arman (Jourdy Pranata) , Ayu pun mencari berbagai cara untuk menyembuhkan Laras dengan pulang ke desanya, Dengan mendatangi Damar (Whani Dharmawan) seorang kepala desa yang membantu Laras dan Ayu setelah orang tua mereka meninggal, Ustad Rahmat (M.N. Qom