Skip to main content

REVIEW : THE HUNT 2022 ( KOREA MOVIE ), Pertarungan dua agen demi sebuah kebenaran

THE HUNT 

Sutradara : Lee Jung Jae

Production : Megabox

Runtime : 2h 38m

Alih-alih berlatar belakang masa kelam politik Korea Selatan vs Korea utara berkepanjangan ditambah kasus pembantaian demo Gwanju (1980) juga masa dimana pembunuhan  presiden tahun 1990, The Hunt berhasil memikat penonton walaupun agak rumit alur ceritanya. Thriller spy ini memang bikin penasaran setiap adegan demi adegan  terlepas ini bukannya kisah nyata namun kisah fiktif menghasilkan tontonan menarik dari petarungan dua agen Divisi Domenstik vs KCIA disaat dugaan pembunuhan presiden Korsel di USA, inilah memicu makin tajam siapa dalang semuanya. Masing-masing karakter dijelaskan latar belakangnya tidak sekedar muncul tiba-tiba, selama durasi 2 jam 38 menit penonton harus cermati karakternya begitu dalam dan sangat pas Park Pyung-ho (Lee Jung-jae) dan  Kim Jung-do (Jung Woo-sung).

Donglim (mata-mata) yang menjadi titik penting dalam cerita the hunt kedua agen saling menyalahkan, adu siasat bahkan berani mengunakan kekerasan dimana fakta mata-mata korea utara ada dalam tubuh agensi korsel, saling tuduh menjadi cerita utama namun ada cerita lain yang ingin mengkudeta pemerintahan saat itu. Serba kompleks tapi jangan kuatir kalian pecinta film korea akan merasakan betul akting kedua aktor sangat bagus sekali 


Bertumpuk-tumpuk kasusnya seperti saya tulis diatas dengan adu senjata adegan fighting juga menjadi hal yang menarik, seperti kalian menonton film spionase hollywood  James Bond, Bourne begitulah film The Hunt intriknya selalu ada menjadikan film lebih kompleks lewat teka teki, twist, intens dengan aksi tiada tandingan, wajarlah masuk jajaran Box Office pada minggu pertama. The Hunt merupakan debut pertama aktor Lee  Jung Jae (Squid Game) sebagai sutradara sekaligus pemain tak disangka the hunt mendapatkan review positif oleh kritikus perfilmaan Korea selatan , cerita yang dikembangkan disaat kondisi politik tahun 1980-1990 memang sedang memuncak, Film ini diundang untuk seksi Midnight Screening non-kompetisi pada Festival Film Cannes 2022 , The hunt tayang di CGV Cinemas mulai tanggal 15 Sept 2022

Overall : 8/10 


 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena