Skip to main content

Review Hacksaw Ridge


Hacksaw Ridge 
Directed : Mel Gibson 
Actor : Andrew Garfield, Sam Worrington, Luke Bracey , Terresa Palmer


Siapa yang tak kenal Mel Gibson sebagai actor maupun sutradara film yang menghasilkan beberapa film yang luar biasa, sebut saja Braveheart menang Best Picture Oscar 1996 , Passion Of Christ ( penuh dengan kritikan ) dan masih banyak film lain. Memang tak di pungkiri karir Mel Gibson naik turun apalagi setelah PoC banyak yang mengira dia akan hilang dari dunia perfilman , namun dia tetap memberikan kontribusi film Hollywood yang telah membesarkan namanya. Setelah Apocalyto 2006 dia tak pernah lagi menyutradarai film, lebih banyak sebagai actor - justru dia sedang mempersiapakan film yang sangat dinantikan para para moviegoers. Tahun ini film terbarunya Hacksaw Ridge akan dinikmati oleh pecinta film , sebuah film Drama Action War bersetting di tahun 1942 yang di bintangi oleh Andrew Garfield. 

 
Desmond Doss ( Andrew Garfield ) merupakan salah satu anak dari Veteran Perang Dunia 1 , yang ingin sekali mengabdi bagi negaranya yang sedang berperang melawan jepang, dia pria yang sangat taat sama agamanya Kristen Advent, mematuhi segala perintahNya termasuk perintah "Jangan Membunuh " ,  dia mendaftarkan diri sebagai paramedics, namun sang ayah sempat menolak lantaran ketiga sahabatnya dikuburkan , itulah membuat dia sering mabuk-mabukan . Doss tak habis akal setelah mengerti akan "Calling"nya, dia bersikeras mendaftar dii Angkatan Darat. Saat pelatihan Doss tak mau memegang senjata, dia punya cara tersendiri tuk berperang tanpa harus membunuh orang, keyakinan membuat dia dibully habis-habisan dari temennya sendiri hingga komandannya. Ketika hendak lulus , Doss mau menikah dengan Dorothy ( Terresa Palmer ) gadis pujaannya, akibat keyakinanNya membuat dia disidang oleh Mahkamah Milter dianggap pembangkang , apa yang dilakukannya benarbenar tidak memberontak namun hati nuraninya berkata lain . Setelah persidangan usai, Doss tidak dinyatakan bersalah atas sikapnya yang sesuai UU Angkatan Darat USA , bersama timnya di utus ke Hacksaw Ridge , sebuah daerah yang dapat memasuki Jepang . Disinilah  Doss harus membuktikan dirinya dan ujian yang tersebesar dalam hidupnya dimulai.

Scene perang memang tak lepas dari detil-detil visual yang membuat mata kita terasa nyata apalagi melihat potongan tubuh hancur karena tembak dan bom , sebuah pemandangan yang mengerikan. Berdasarkan kisah nyata film ini membuat kita seakan-akan teringat adegan awal Saving Private Ryan , We Are Soldier, dan film perang lain. Saya berpikir banyak ngbrol dibandingkan action, sejak awal cerita Doss dari anak-anak hingga dewasa cukup lama, tapi ada scene dimana Doss sangat tertatarik akan keiginan membela negara.  Ledakan demi ledakan tak akan habisnya  menjelang 1 jam terakhir , secara detil ada bagian tubuh yang berserakan membuat ngilu, Mel Gibson berhasil membuat film Hacksaw Ridge menjadikan Best War Movie tahun ini , tak hanya kisah perang yang disajikan tapi ada hubungan ayah dan anak, hubungan cinta Doss dengan Dorothy bahkan kisah Doss yang dianggap pengecut menjadikan pahlawan bagi banyak sahabat-sahabatnya , makin penasaran anda harus menonton film ini sendiri .


Saya berharap Hacksaw Ridge masuk nominasi Best Picture Oscar 2017 atau Best Directing Oscar 2017, sebuah sajian film perang penuh makna akan kehidupan kita, Saksikan Hacksaw Ridge tayang serentak di Seluruh Bioskop Indonesia mulai tanggal 4 November 2016 

Overall : 8.5/10



 

Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : Mr Hurt

Mr Hurt 
Directed : Ittisak Eusunthornwattana
Starring : Sunny Suwanmethaon, Marie Broenne, Mashnanoad Sulvamas, Ponsatorn Jongwilak
Production : Transformation Film
Duration : 129m

Lagi-lagi Thailand membuat film bertema drama percintaan dengan cerita seputar patah hati, yang paling membuat kita betah menontonnya tak lain jalan cerita yang sederhana juga casting yang natural dari artis cukup terkenal ditambah lokasi shoting gak jauh dari makanan, tempat tinggal dan sebagainya. Buat saya serasa menonton FTV namun dikemas dengan baik, itulah kelebihan mereka membuat film apalagi twist yang seringkali kesel .
Alkisah pemain tenis pro terkenal Don ( Sunny Suwanmethaon )  pacaran dengan Anna ( Marie Broenner ) , saat Don mau serius melamar Anna, justru Anna memutuskan Don begitu saja, dunia Don berbalik dia tidak semanggat dalam latihan tennis, semuanya berubah total. Tema-temanya mencoba memberikan semanggat bangkit kembali namun gagal juga, Don benar-benar kehilangan Anna. Salah satu cara …