Skip to main content

review : The Girl With All The Gifts


The Girl With All The Gifts
Directed : Colm McCarthy
Actor : Gemma Artenton, Glenn Close, Paddy Cosdine

Rasanya tak akan habis bicara soal zombie, ntah film layar lebar hingga tv serial - banyak sekali yang mengambil tema tersebut bahkan virus zombie bermacam-macam ada saja cara orang ingin menjadikan zombie sebagai latar belakang kisah film yang mereka buat, salah satunya ini  The Girl With All The Gifts, film buatan Poison Chef & BFI Film Fund, arahan sutradara Colm Mc Carthy  (Outcast 2010 ) mengambil dari sudut yang berbeda dimana virus zombie berasal dari jamur yang terinfeksi. Mereka adalah anak-anak yang lahir disebuah ruamh sakit dimana ibunya sudah terinfeksi namun anak-anak bisa diselamatkan, dan mereka mempunyai kemampuan mencium bau manusia untuk dimangsa. Saat ini anak-anakk di karantina untuk dipelajari namun salah satu guru mereka  Helen Justineau ( Gemma Artenton ) menyadari anak-anak bukan zombie yang ditakutkan tapi mereka bisa diberikan kasih sayang dan perhatian layaknya anak-anak normal lainnya. Namun ilmuwan Dr Caroline Caldwell  ( Gleen Close ) berbeda pendapat , mereka sepertinya normal tapi otak mereka sudah terjangkit karema suatu saat anak-anak menjadi seperti zombie . Tak lama kemudian para zombie berhasil menyerang pertahanan markas sehingga semua pasukan berusaha menghancurkan namun banyak dari pasukan mati terinfeksi para zombie. kekacauanpun terjadi markas sudah tidak aman sehingga mereka melarikan diri .
 



Keputusannya adalah membawa keluar salah satu anak , Melanie ( Senia Nanua ) yang dianggap lebih pandai dibandingkan yang lain . Saat perjalanan menuju London banyak hal yang harus mereka hadapi zombie - zombie yang siap menyerang jika ada bunyi atau bau aroma manusia . itulah tugas Melanie membuat jalan bagi  Justineau, Dr Caroline serta Sgt Eddie Parks ( Paddy Cosdine ). Tidak mudah bagi mereka melanjutkan perjalanan ke London apalagi melihat tumbuhan jamur yang sudah membesar hingga setinggi bangunan , jamur tersebut siap berkembang saat buih-buih terpecah dan menyebar lewat udara hingga ke seluruh dunia akan terjangkit semua


Film zombie yang berbeda ini membuat kita tidak terlalu takut, justru melihat dari sisi lain yaitu anak-anak harus mendapatkan kasih sayang bukan kekerasan , pendekatan emosional dibutuhkan apalagi mereka juga membutuhkan pendidikan yang membuat anak-anak mengerti akan dunia ini . Mereka di ajarkan bagiamana harus bisa survive di dunia ini. Jika anak-anak menghadapi penyakit yang mengerikan hingga berujung kematian , rasa pengharapan akan kehidupan harus ditanamkan pada mereka . Sebuah pesan moral bagi kita semua disaat dunia mengalami kekacauan .

The Girl With All The Gifts , tayang hanya di Cinemaxx & CGVBlitz serta PlatinumCineplex mulai tanggal 9 November 2016.


Overall : 7.5/10


Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : 22 MENIT

 22 MENIT
Sutradara : Eugene Panji Pemain :Ario Bayu, Ade Firman hakim,Ence Bagu, Ardina rasti  Produksi : Button Ijo Durasi : 75 Menit