Skip to main content

Review SpotLight


Spotlight 

Berdasarkan kisah nyata tentang kisah penganiayaan dan pelecehan seksual yang dilakukan oleh para pastor diwilayah Boston, Amerika Serikat - tahun 1990an 


Ketika kepala editor koran lokal  Boston Globe di gantikan oleh Marty Baron ( Liev Scheiber ), mempunyai ide untuk mengaangkat kisah tentang apa yang dilakukan oleh Pastor  di kota Boston, dan merasa kisah ini layak untuk diketahui oleh publik saat itu . Ternyata hal ini sudah berlangsung lama, bahkan berpuluh tahun , namun pihak Gereja selalu berusaha menutupi kasus ini dan menekan para korban agar tidak bicara.Spotlight merupakan sebuah team reporte yang terdiri dari 6 orang , tugasnya mencari berita untuk dijadikan berita utama .



Mereka pun mulai melakukan investigasi dan mengumpulkan alat bukti dan mewanwancarai para korbam pelecehan ini dan mendapati fakta mengejutkan tentang apa yang sebenarnya terjadi selama ini. Di isi dengan bintang- bintang papan atas, dan tentu saja naskah yang berbobot, film ini benar- benar memberikan arti sebuah kenikmatan sebuah tontonan yang jarang ditemui. Dengan kisah yang mengalir lancar dan begitu pas mampu terjaga konsistensinya hingga akhir film.


sutradara Tom McCarthy yang juga menulis naskahnya, begitu sabar menampilkan adegan demi adegan secara perlahan seakan mengajak penonton untuk ikut menyelidiki kasus ini secara beraa- sama dan merasakan apa yang dirasakan oleh para wartawan ini.



Akting para pemainnya begitu pas dibawakan oleh masing- masing pemain, yang paling menonjol memang Mark Ruffalo yang begitu bagus dan menyatu dengan karakternya.
Filmnya ditampilkan tidak terlalu berat, tidak seperti film- filmnya David Fincher, film ini di eksekusi dengan perlahan tapi pasti tanpa terkesan menjelek- jelekan sebuah institusi keagamaan tertentu, tapi murni hanya menampilkan fakta yang selama ini tersembunyi dan semuanya mampu dihadirkan film ini dengan begitu pas tanpa harus tampil berlebihan (Put ) 
tayang tanggal 17 Februari 2016 hanya di Cinemaxx & CGV Blitz , Platinum 
Overall 8/10




Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re