Skip to main content

REVIEW : TANDUK SETAN, antara kehidupan dan kematian

TANDUK SETAN
Sutradara : Amriy R. Suwardi dan Bobby Prasetyo
Produksi : Starvision, Forka Film, Asa Film
Pemain : Boy Muhammad , Nur Mayati, Taskya Namya,
Rukman Rosadi , Diah Permatasari, Baby Jovanca

Horor Ramadan tentang Kelahiran ( ةدالو ) dan Kematian ( توم ) yang terjadi ketikaterbitnya Tanduk Setan. Teror saat menanti Kelahiran anak dari pernikahan akibat hamil duluan, dan 14 hari penantian Kematian akibat susuk yang belum dikeluarkan.Pasangan suami istri menanti kelahiran anak yang tak kunjung datang di antara teror mengancam ketika terbit matahari. Dan seorang Ibu yang memasang susuk untuk menafkahi keluarganya harus menjalani sakaratul maut yang menyakitkan saat matahari terbenam. Itulah sinopsis singkat film Tanduk Setan, dimulai dari Desa daerah Banten - Serang, sepasang suami sedang menunggu datangnya si buah hati yang tak kunjung lahir setelang mengalami kontraksi seharian, dengan aksen bahasa sunda serang sediit jawa mereka berusaha menyelamatkan bayi tersebut, mengetahui kondisinya sudah begitu si dukun bayi menyarankan membawa ke rumah sakit terdekat namun dalam perjalanan menemukan hal yang janggal, menyeramkan tapi berhubung suami tidak begitu percaya langsung menuju rumah sakit. Disinilah teror itu terjadi terlihat suasana berbeda pengunjung berulang-ulang ada di bangsal melihat para suster dan dokter suami yakin istri dilayani dengan baik sehingga kelahiran berjalan normal. tanpa disadari suami justru masuk ke dalam sebuah hutan jati dan dihantui iblis yang menggincar istri dan kandungan. Plot pertama begitu rumit susahnya mencari pertolongan dan jalan keluar hingga terjadi rentetan begitu cepat, penontonlah harus menebak kelanjutan adegan tiap adegan, pengunaan bahasa kental serta naturalnya pemain menambah horor triller ini cukup membuat jantungan penonton ditambah ending yang tak terduga.

Masuk plot kedua dijelaskan seseorang diambang surga atau neraka lantara 14 hari tanpa kejelasan, apakah ibunya masih ada atau sudah meninggal, si anak mencoba mencari masalah apa yang terjadi pada ibunya berbekal sebuah foto lama dicarilah tempat asal muasal susuk yang berada pada tubuh ibunya, pertemuan dengan dukun tidak membuahkan hasil,  hal ini terpaksa dilakukan hanya cara membunuh ibunya sendiri tapi justru menambah parah, susuk tersebut pindah scara tiba-tiba ke salah satu keluarga.

Dengan kedua plot yang berbeda lokasi serta budaya , film ini menawarkan konsep horor yang unik dengan fokus dua cerita dalam linimasa yang berbeda di satu Film. Selain menghadirkan ketegangan dan misteri,  juga mengajak penonton untuk merenungkan perbuatan mereka selama hidup”. 

“Film Tanduk Setan bukan hanya film horor biasa, tetapi juga mengandung pesan moral yang kuat. Kami berharap film ini dapat menjadi tontonan yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, khususnya di bulan Ramadan,” kata Produser Tanduk Setan, Chand Parwez Servia.  Film horor Ramadan Tanduk Setan mulai tayang 14 Maret 2024 di Bioskop Indonesia.



 

Comments

Popular posts from this blog

Press Release : WESTWORLD Season 2 tayang segera

JAKARTA, 9 Maret 2018 – Drama serial peraih Emmy ® WESTWORLD kembali dengan sepuluh episode di season kedua bersamaan dengan A.S. pada Senin, 23 April jam 8.00 WIB eksklusif di HBO dengan penayangan ulang primetime jam 21.00 WIB di HBO. Tonton episodenya di HBO On Demand. Tonton sepuluh episode dari season pertama serial WESTWORLD yang mendapat pengakuan dari para kritikus, kapanpun di HBO On Demand. Season pertama juga akan tayang setiap Sabtu malam HBO mulai 24 Maret sampai 21 April. Tayang perdana di HBO pada 2016 dan menjadi serial anyar HBO yang paling banyak ditonton, WESTWORLD merupakan perjalanan kelam tentang sebuah awal dari kesadaran buatan dan evolusi dari kejahatan. Pemain dari season pertama antara lain Anthony Hopkins, Evan Rachel Wood, Thandie Newton, Ed Harris, Jeffrey Wright, James Marsden, Tessa Thompson, Sidse Babett Knudsen, Jimmi Simpson, Rodrigo Santoro, Shannon Woodward, Ingrid Bolsø Berdal, Ben Barnes, Simon Quarterman, Angela Sarafy

Press Release Launching Poster PERBURUAN

Press Release Lauching Poster PERBURUAN Jakarta tanggal 27 Juni 2019  - RBOJ Coffee  Sebuah film satu lagi diangkat dari novel karya Pramoedya Ananta Toer segera tayang bertepatan dengan film Bumi Manusia merupakan karya beliau juga, pihak Falcon Pictures sangat antusias ke-2 film ini dapat terlaksana dengan baik saat pengerjaannya hingga kita akan menantikan jadwal edar di bulan Agustus 2019. Dengan tema nasionalisme diharapkan penonton setia film Indonesia makin mencintai negeri ini, menghargai karya anak bangsa dan mendukung setiap perjalanan perfilmaan di tanah air tercinta. Bertepatan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan. Official Poster film PERBURUAN di lauching bersama para pemain seperti Adipati Dolkien (Hardo) , Ayushinta  (Ningsih) , Michael Kho (Prajurit Jepang Shidokan) , Khiva Iskak (Karmin) dan Ernest Samudra (Dipo) sutradara hadir Richard Oh juga Produser Falcon  Pictures Frederica, tak ketinggalan cucu dari Prmaoedya Ananta Toer juga hadir - Angga. Sung

REVIEW : FILM SUSUK : KUTUKAN KECANTIKAN

SUSUK : KUTUKAN  KECANTIKAN Produksi: Legacy Pictures,Visinema Pictures, Goodwork Duration: 102 minutes Dengan tema yang sudah lumrah di kalangan masyarakat khususnya wanita pemakain susuk menjadi bagian bagi mereka yang kurang percaya diri (Insecure) untuk tampil lebih lagi tak sekedar kecantikan belaka. Berawal seorang wanita muda bernama Laras (Hana Malasan) pekerja seks komersial mengalami kecelakan disebuah gedung, kasus tersebut membawa sosok politikus ternama. Sebenarnya Laras ingin keluar tapi kebutuhan dirinya tidak mencukupi, adiknya berprofesi sebagai mua pengantin , Ayu (Ersya Aurela) mencoba menolong lewat jalan pintas orang pintar karena pihak rumah sakit tidak mampu melepas benda asing dalam tubuh Laras, ditemani oleh Arman (Jourdy Pranata) , Ayu pun mencari berbagai cara untuk menyembuhkan Laras dengan pulang ke desanya, Dengan mendatangi Damar (Whani Dharmawan) seorang kepala desa yang membantu Laras dan Ayu setelah orang tua mereka meninggal, Ustad Rahmat (M.N. Qom