Skip to main content

REVIEW : PROJECT GEMINI

PROJECT GEMINI

Sutradara : Vyacheslav Lisnevsky

Production : Kino Danz (KD) Studio

Runtime :  98 Minutes

Berawal dengan kondisi dunia pada ujung kehancuran total bahwa bumi sudah tidak dapat dihuni kembali sejumlah astronot dikirim ke luar angkasa demi mencari dunia baru disaat namun saat perjalanan mengalami turbulance semacam Black hole menuju Bima galaxy tertentu bahkan jauh dari tujuan semula, sebagai komandan yang ditunjuk Steve (Egor Koreshkov) misi utama harus tercapai justru mendapatkan tekanan dari teamnya sendiri, dia bekerja sesuai prosedur tapi kondisi pesawat makin rusak akibat serangan misterius yang menghancurkan mesin pesawat, Bola yang dibawa ke luar angkasa   inilah yang menciptakan semacam tranmisi dimana manusia berinteraksi dengan orang lain dalam sebuah hologram bahkan Bola tersebut juga membawa Alien disebut "Trojan" yang akan mengambilalih semua penduduk dunia dalam kekuasaannya, Setelah berapa kali tim ekspedisi menyerang namun tidak berhasil melumpuhkan si  Trojan tersebut. Rupanya Steve ingat akan istrinya mampu membuat anti virus yang sanggup membunuh seluruh Trojan tersebut.

Durasi 1 jam 40 menit sungguh terlalu lama  terkesan bertele-tele, intesitas cerita sudah bangun secara apik dengan munculnya sosok alien yang terkesan disembunyikan (jadi teringat film Alien), apakah Project Gemini mungkin merupakan inspirasi si sutradara luar angkasa menjadikan tema utamanya. Spesial effect sudah tertata dengan baik hanya dalam segi akting sangatlah buruk, tertalu kaku terasa dibuat-buat begitu juga dialognya dubbing bahasa inggris, seandainya tetap bahasa rusia mungkin akan lebih enak toh penonton dapat menikmati sajian subtitle bahasa Indonesia. Dalam segi cerita sangat baik hanya alur cerita mudah ditebak, Pihak Perfilmaan Rusia sudah mencoba lebih meningkat  dari Special effect, Wardobe, CGI dan Design tapi kekuatan karakter masih pada diri aktor pribadi bukan sebuah kerjasama beberapa produksi yang menciptakan Produksi value  perfilmaan Rusia makin terkenal. Menurut saya ada beberapa film sudah bagus segi cerita seperti : Major Grim, Kalashikov (AK47), Invasion,Soldier Boy. Nah eksekusi pada akhir cerita dibuat dengan  tujuan yang jelas.  Teknologi CGI sudah tidak ragukan lagi mereka berani gelontorkan  jutaan milyarad rubel demi setara dengan Hollywood. Mungkin rasa angkuh ini yang menjadi momok dalam tubuh perfilmaan mereka, jika dilihat ilmu editing film dan camera movement berawal dari Rusia. 

Project Gemini tayang mulai tanggal 2 Februari 2022 hanya di CGV cinema persembahan dari Newko Global Film, Overall : 6.5/10 


 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena