Skip to main content

REVIEW : SOS, SINKHOLE 2021

SOS SINKHOLE  (2021)

Directed : KIM Ji Hoon

Production : Showbox, The Tower Pictures

Runtime : 117 Minutes 

Setelah lama vakum karena pandemic di Indonesia hingga 2 tahun lebih baru mendapatkan kesempatan  screening film-film distribusi CBI Pictures untuk CGV Cinemas dan partner bioskop yang selama ini bekerjasama. Tidak hanya film barat yang terkena dampaknya begitu juga film-film asia harus bersabar demi menikmati kenyamanan sound dalam sebuah studio. Nah film ini seharusnya tayang disaat libur nasional Korea Selatan tahun 2020 namun dampak pandemic juga melanda Korea Selatan maka penayangannya diundur hingga Agustus 2021 bertepatan pada Locana Film Festival 2021 – Switzserland hal itu menjadi tongak sejarah film Korea sejak pandemic memecahkan rekor selama 6 hari tayang dan menduduki peringkat ke 5 dalam jumlah penonton serta masuk peringkat ke 2 dalam jumlah pendapatan sebesar US18.18  Million,sebuah bukti antusias pecinta film Korea bangkit kembali.

Singkeuhol dalam bahasa hangul bercerita tentang seorang pemimpin di sebuah perusahaan sekian lama menabung untuk membeli rumah, budaya Korea selatan jika seseorang sudah mempunyai rumah berarti hidupnya sudah mampa dalam keuangan, anak pertama mereka bisa merasakan ada kejangalan saat kelereng di taruh sebuah lantai justru bisa mengelinding kearah jendela. Merasa tidak aneh dengan kondisi rumah tersebut  Park Dong Won (Kim Sung Kyun) merayakan rumah baru dengan para karyawan kantor, tak butuh lama kejadian mengerikan menimpa mereka tiba2 rumah runtuh tanpa sebab masuk kedalam lubang sedalam 500 meter. Panik, tidak harapan, tidak punya pengalaman survive, kondisi terpuruk Bagaimana mereka bisa selamat dalam sinkhole dengan waktu  terbatas ?, Apakah petugas damkar berhasil menyelamatkan mereka ?

Sinkhole bukanlah film serius bergenre Disaster yang memilukan namun muncul kekonyolan pemain dalam menghadapi bencana tersebut, ya sutradara Kim Ji-hoon ingin dibalik bencana tidak melulu stress menghadapi, lebih ringan dan menyenangkan . Rasanya aneh tapi hal tersebut bisa menjadi kenyataan bahwa kenyataan hidup selalu berubah kadang diatas kadang jatuh sampai dalam hingga berusaha bertahan hidup. Tidak muluk CGI  tapi produksi bangunan dibuat begitu banyak mengurangi CGI maka tak heran para pemain begitu sangat menikmati secara emosipun kita melihat bagaimana mereka mencoba bertahan hidup dalam kondisi sangat terbatas.

Saksikan SINKHOLE hanya di CGV Cinemas, Cinepolis, Flix Cinema mulai tanggal 29 September 2021 .

Overall : 7/10 

 


Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena