Skip to main content

Review POINT BREAK 2015

 


Director : Erricson Core

Cast  : Edgar Ramirez, Luke Bacey, Teresa Palmer , Ray Winston , Delroy Lindo


Point Break 2015 terinspirasi flm klasik tahun 1991, di bintangi oleh Keanu Reeves & Patrick Swayze namun di film versi 2015 mereka tidak muncul sebagai cameo. Dengan rating PG 13 diharapkan peran serta orang tua mendampingi putra-putri saat menonton film ini 
Persembahan Alcon Entertaimnet, bekerjasama dengan Taylor Baldecchi - Wimmer Production , dan DMG Entertaiment serta Warner Bros Entertaiment sebagai Distributor seluruh dunia dan tayang serentak tanggal 3 Desember 2015 

Johny Utah seorang pemain olahraga ekstrim yang sangat terkenal  namun saat kematian temanya ,dia nerasa down dan harus melupakan, 7 tahun telah berlalu  saat ini dia bergabung dengan FBI, Johny ingin sekali membuktikan keberaniannya sebagai Agen FBI handal. Ada 4 kejadian kejahatan yang melibatkan pemain profesional, melihat gerak-gerik sangat profesional Johny merasa terpanggil untuk menuntaskan masalah tersebut.  Saat itu Johny berusaha gabung dengan kelompok tersebut. Saat diterima Johny mencari alasan kenapa mereka melakukan kejahatan semata-mata demi kepentingan rakyat. 




Tidak semuda itu Johny lantas percaya pasti ada maksud tertentu, Kelompok mereka percaya "8 Godaan" harus mereka lakukan, kelomok olah raga ekstrim ini tergolong kelompok yang tidak mudah terbuka, mereka sangat tertutup, kehadiran Johny membuat salah satu team curiga namun dibiarkan oleh kepala geng biar Johny bisa merasakan apa artinya "8 Godaan" itu . Johny berusaha keras mengikuti gaya mereka, sebuah tes uji nyali disiapkan bagi Johny, sudah kepalang tangung Johny siap masuk team mereka , namun kedekatan Johny justru membuat FBI kesal saat penangkapan kepala geng , justru Johny diselamatkan maka Johny merasa mereka melakukan yang benar tapi berbeda dimata FBI.

Apakah Johny sanggup membongkar aksi kejahatan mereka ?
Siapakah sebenarnya kepala geng olah raga ekstrim tersebut ?
 
 
 
Film ini membuktikan action tak harus dengan senjata, ledakan dahsyat namun bisa dengan adegan olah raga ekstrim, penonton serasa diajak kedalam larut mengikuti perjalanan mereka yang membuat jantung kita berdebar atas aksi-aksi mereka, dan itupun  membuat saya sendiripun kagum, beberapa bulan yang lalu saya nonton In The Walk , kaki tangan saya dibuat keringet dingin ditengah-tengah cerita hingga akhir, sekarang melihat Point Break lebih keringet dingin lagi, dipikiran saya terlintas menonton acara olah raga ekstrim di layar lebar, melihat pemandangan gunung melebihi menonton Everest , kita benar-benar dibuat jantungan  tak henti dari awal hingga akhir, kisah drama percintaan hanya sebagai bumbu saja, lebih dari itu Point Break salah satu film yang di tunggu. Apakah sama dengan versi aslinya,saya sendiripun belom menonton. Tapi terlepas sama atau tidak Point Break layak ditonton dan nikmati berbagai petualangan yang sangat menajubkan .

8 /10

 

Comments

Popular posts from this blog

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

Review : 1987: When the Day Comes

Review : 22 MENIT

 22 MENIT
Sutradara : Eugene Panji Pemain :Ario Bayu, Ade Firman hakim,Ence Bagu, Ardina rasti  Produksi : Button Ijo Durasi : 75 Menit