Skip to main content

Review BADOET


BADOET 
DF FILMS 
Sutradara : Awi Suryadi 
Genre : Horor - Thriler 
Pemain : Daniel Topan Aurelie Moeremans, Christoffer Nelwan Tiara Westlake, Ratu Felisha dan Ronny Paulus Tjandra


Film horor Indonesia dilepas dari cewe cantik, paha, lokasi yang keren plus dibuat menyeramkan, bahkan ceritanya dari yang masuk akal sampai gak masuk akal samasekali, penonton ingin mendapakan pengalaman yang berbeda saat menonton film. Horor adalah tema yang sering ditonton dibandingkan film drama lainnya, masyarakat kita masih suka akan hak tersebut.  DT Film ingin mewujudkan keinginan penonton Indonesia. 


Donald pangiilan akrab Dee seorang mahasiswa yang ngekost di salah satu rumah susun di Jakarta, bersama teman-temannya mereka adalah salah satu mahasiswa tingkat akhir, lingkungan sekitar tempat ngekost mereka banyak anak-anak kecil, mereka suka bermain petak umpet. ada 4 orang anak kecil yang biasa bermain , Salah satu dari tak sengaja masuk ke sebuah lokasi sirkus menemukan kotak musik,karena takut oleh seseorang penjaga sirkus, Vino langsung lari pulang, dia bertemu Dee dan  Vino  ingin kotak tersebut bisa berbunyi. Dengan bantuan Dee kotak musik itu akhir bisa terbuka, Vino merasa senang sekali sehingga kotak tersebut di perlihatkan ke teman-temannya, namun dibalik itu kotak musik tersebut menyimpan misteri ,mereka mengalami "Hipnotis " sehingga ke 3 anak-anak kecil mati bunuh diri dan Vino pun kerasukan arwah Badoet.  



Dee bersama ke dua temannya berusah menyelidiki kejadian janggal di daerah mereka, dengan bantuan Nikki merupakan rival Dee di dunia sosmed , Nikki mau membantu karena dia gadis Indigo yang bisa melihat hantu disekitar rusun mereka . Saat Dee, Kayla, Rafel membereskan buku-buku anak yang meninggal tiba-tiba ditemukan lukisan Badoet dalam tas mereka, buat Dee aneh sekali anak-anak bisa mengambar badoet tersebut. 

Raisa merasakan hal yang aneh terhadap anaknya Vino, maka dengan bantuan Nikki mencoba Vino bisa lepas pengaruh mistis Badoet. Serangan mistis tidak hanya kena dengan Vino saja namun menghantui Farel, Kayla, bahkan Dee sendiri.  Semua penyelidikan mengarah pada sebuah sirkus lokasl dengan rusun mereka, sebenarnya apakah yang terjadi , apa benar ada Badoet ? Siapakah sosok dibalik kostum Badoet ?




Daniel Topandasani merupakan seorang Aktor, Produser, dan juga Director. Adapun film yang dibintangi Daniel Topandasani yaitu Street Society, Oo Nina Bobo, Danau Hitam, & Midnight Show. Film “ Badoet” merupakan film pertama yang diproduseri oleh Daniel Topandasani.

Haresh Kemlani merupakan orang yang punya keinginan kuat dalam dunia perfilman. Haresh Kemlani memulai karir dalam perfilman di tahun 2010 sebagai Executive Producer di UAE hingga tahun 2012. Tidak berhenti hanya disitu Haresh Kemlani selalu mengasah kemampuan di dunia perfilman. Untuk memenuhi keinginannya akhirnya Haresh Kemlani memproduseri film “Badoet” bersama dengan rekannya Daniel Topandasani.

Awi Suryadi memberikan sentuhan berbeda, dari beberapa filmnya terdahulu. Tak heran film ini banyak di puji oleh kritikus film luar negeri,  sebuah pencapain yang bagus untuk sutradara dan para crew yang membuat film BADOET layak ditonton , Saya berharap ada PreQuel latar belakang kisah Badoet sendiri kenapa dia harus membunuh anak-anak kecil 

Saksikan film BADOET tayang serentak tanggal 12 November diseluruh bioskop kesayanganya, tonton film dan nikmati sensasi yang berbeda dari film horor Indonesia 

Overall : 7.5/10





Comments

Popular posts from this blog

Review : WONDER PARK 2019

WONDER PARK Directed : Josh Applebaum Production : Nickelodeon Movies, Paramount Pictures Runtime : 85 Minutes  Daya kreasi anak kecil memang luar biasa, mereka bisa menciptakan sesuatu yang mustahil dan bisa diwujudkan secara nyata, nah daya imajinasi inilah yang dijual oleh Josh Applebaum selama ini dikenal sebagai penulis dan produser film live action dan film action, film WONDER PARK ini merupakan debut pertamanya dalam film animasi sebagai sutradara,dan sekaligus penulis cerita. Menggandeng Nickelodeon Movies karena segmentasinya pada anak-anak berumur 5 - 10 tahun. Berkisah tentang anak gadis berumur 10 tahun bernama Cameron June (Brianna Denski) mempunyai imajninasi fantastis sebuah wahana yang berisi talking animal sebagai pemeran utama wahana tersebut, ibunya selalu mendongeng kisah wahana tersebut sebelum tidur namun berjalannya waktu mamanya diagnosis penyakit kronis, June merasa kehilangan semangat hidup, seolah-olah imajinasinya hilang ketika mamanya harus menjalani karatin…

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri.
Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek .
Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkenal.Mereka mer…

REVIEW : PET SEMATARY 2019