Skip to main content

REVIEW : SING 2

SING 2

Directed : Garth Jennings

Production : Ilumination , Universal Picture

Runtime :  1h47m 

Setelah sukses dengan Sing (2016) film komedi musical animation sangat mengena para penontonnya apalagi seqmentasi dari film ini adalah para remaja yang menghadapi krisis citra diri. Dengan soundtrack yang sangat familiar diharapkan mereka menyukai sejak awal film berlangsung dan memang benar adanya pada SING 2016 memberikan warna tersendiri menbangkitkan semangat para remaja sadar pada kemampuan diri sendiri bukan kata orang lain, inilah yang dicapai dari film pertama sehingga SING 2 sekuelnya tayang pada akhir Desember 2021 sangatlah tepat disaat kondisi pandemi sudah mulai reda, para pecinta film sudah tidak sabar menonton kelanjutannya. Kembali pada karakter binatang Koala (Buster Moon - Matthew Mc Conaughery) sangat optimis membawa kru theaternya pada penampilan terbaiknya namun saat salah satu asisten Mr.Crystal (Bobby Cannavale) Crystal Entertaiment datang melihat akting mereka tidak menemukan sesuatu yang istimewa bahkan Suki  (Chelsea Peretti) mengatakan belum saatnya tampil, tapi Moon merasa tidak benar jika tim belum mampu tampil, dengan segala cara bagaimana Moon harus mendekati Mr Crystal untuk menunjukan performa tim dengan pertunjukan yang benar-benar luarbiasa.

SING 2 menawarkan cerita yang sangat simpel, bukan pengenalan karakter seperti sebelumnya tapi bagaimana para tim mampu tampil dengan sempurna pada sebuah pertunjukan. Konflik yang ditawarkan tidak terlalu berpengaruh bagi para karakter, Sosok pribadi pada akhir cerita tidak banyak di ulas layaknya tempelan pada cerita yang harus diselesaikan, harusnya lebih diexplore lagi dengan durasi 1 jam 47 menit berfokus pada karakter Moon yang mencoba menjadi lead aktor menyelamatkan cerita disaat waktu yang tepat.

SING 2 hadir dengan begitu banyak lagu-lagu yang tidak asing di telinga kita, lebih berwarna dan sangat enjoyable jika anda menyukai versi pertama maka anda akan mencintai sekuelnya. Budget $85 Million berharap meraup jutaan dollar dalam minggu depan, $ 151 Million tercapai dalam beberapa minggu berharap melebihi income pertama $ 850 Million dari budget tidak jauh berbeda memang disaat pandemi seluruh bioskop dunia belum 100% beroperasi ya semoga saja impian tercapai yang terbaik. Meraih mimpi yang lebih besar, harapan akan kesuksesan dengan segala kerja keras bukan sekedar omongan belaka itulah garis besar dari Sutradara Garth Jennings buat kita semua untuk tetap berani bermimpi dalam keadaan apapun .

SING 2 sudah tayang sejak 5 Januari 2021 di seluruh bioskop Indonesia, sajian film animated komedi musical wajib ditonton oleh seluruh keluarga, Overall : 3/5


 


 

 

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review : Midnight University ( Thai Horor Comedy )

Pangsa film Thailand di Indonesia memang tak sebanyak film Hollywood namun kehadiranya selalu dinantikan para pengemar film dari Negeri Gajah Putih ini, Mereka berani mengemas cerita yang simpel menjadi sebuat tontonan yang sangat bisa dinikmati. Bahkan menempatkan artis yang kurang terkenal di negara atau masuk kelas bawah. Penampilan merekapun tak mau kalah dengan artis senior lainnya yang sudah terkenal baik di Thailand maupun diluar negeri. Berbicara mengenai kehidupan di masa sekolah, sepertinya tak habis-habisnya dibahas. Tak jarang kisahnya itu pernah kita alami, maka tak heran sutradara Kritsada Kaniwichapon & Kanin Koonsumitawong , Piyabutr Atisook . Mengangkat sebuah tema kisah anak abege yang tersohor namun dalam mata pelajaran sangat jelek . Star ( Rasri Balenciaga ) , gadis yang paling tersohor dikelasnya, selalu menjadi sorotan para laki-laki, tak heran grup Star Angel dinantikan kemunculan saat berada di sekolah. Tapi dibalik semua kecantikan dan terkena

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re