Skip to main content

REVIEW : ENTER THE FAT DRAGON ( Mandarin Movie )


ENTER THE FAT DRAGON
Director : Wong Jing
Production :  Bona Film Grup, MVP, Sun Entertaiment Films
Runtime : 1h 40m
 
Sudah melekat pada actor Donnie Yen sebagai petarung tangguh IP MAN, dia berhasil memerankan tokoh terkenal sebagai guru Bruce Lee, martial art yang dikuasainya telah mampu menorah nama besar dalam film IP MAN dengan ending kematiannya pada film terakhir, kali ini dia berperan sebagai polisi yang berusaha menangkap penjahat disaat menjelang hari pernikahan dengan aktris sinetron, kejadian tersebut membuat Chloe (Niki Chow) harus memutuskan berkarir ke luar negri, dia sadar tidak bisa mengikuti kehidupan pasangannya demi masa depannya dibandingkan harus mengikuti Fallon Zhu (Donnie Yen), Saat dia berhasil meringkus penjahat namun justru mengalami kemunduran dalam pangkat kepolisian ditugaskan mengurusi barang bukti membuat dia selama 6 bulan berat badan berubah total 115 kg, tidak ada tugas berat selain melihat bukti-bukti kejahatan dan menonton film. Dalam kejadian perampokan ada saksi atas kejahatan yang melibatkan Triad Jepang, nah sebuah tugas yang harus dia kerjakan membawa salah satu saksi korban perampokan yang tak lain seorang cameramen film porno yang tak sengaja merekam kegiatan Triad Jepang dalam perdagangan Narkoba, dia diberikan kesempatan satukali lagi membuktikan kalau sebagai polisi dapat menyelesaikan tugas tanpa masalah yang berat. Di Jepang dia bertemu polisi lokal dan penterjemah Bahasa mandarin mencari keberadaan tawanan yang lolos saat menuju kepolisian, tak sengaja melihat Cloe bersama pria jepang namun penyelidikan berujung pada Chloe yang bersama Triad yang dicurigai selama ini sebagai gembong Narkoba namun belum ada barang bukti yang bisa menyeret ke penjara , pertemuan dengan Thor (Wong Jing) mantan polisi yang sudah pindah ke Jepang beberapa puluh tahun memulai sebagai orang yang menjaga restoran, lantaran saksi hilang dan diketemukan mati justru membuat Fallon harus mencari barang bukti yang bisa dibawa ke meja hijau dan menghapus nama yang buruk sebagai polisi Hongkong.



Enter the fat Dragon merupakan remake film tahun 1989 dengan judul yang sama namun diubah dalam cerita saat ini, dengan latar belakang Hongkong dan Jepang memberikan kesan yang menarik baik dari segi aksi dan cerita, perubahaan tubuh Donnie Yen mengunakan protesttik sehingga wajah dan badan terlihat berbeda, aksi bela diri tetap mengunakan tangan kosong, cerita komedi bagi Donnie Yen adalah hal yang susah baginya, dia harus belajar mengunakan gerakan tubuh yang lebih rileks, santai seperti layaknya film ala Jacky Chan. Tidak hanya berperan sebagai sutradara Wong Jing juga ikut sebagai actor, kepandaian dalam mengarahkan film laga komedi sudah menjadi ciri khasnya seperti film God Of Gamblers, Chasing The Dragon, From Vegas To Macau dann masih banyak film aksi komedi yang dia sutradarai, inilah bekalnya membuat film Komedi Enter The Fat Dragon makin lengkap, banyak banyolan, aksi yang memukau.  Kesan romantic antara Niki Chow dan Donnie Yen masih dibilang taraf wajar, walaupun kurang sreg tetap menjadi pasangan yang bisa menghibur penonton. Beberapa aktor Jepang juga terlibat seperti Hiro Hayama, Tetsu Watanabe, Naoto Takenaka dan tentunya penampilan Sandra Ng - aktris kondang spesialis film komedi, walaupun aktor Sammo Hung tidak hadir dalam remake ini, penonton tetap dapat menyaksikan cerita yang menarik

Enter The Fat Dragon adalah film aksi penuh banyolan sangat menghibur dari awal, anda tak perlu tegang melihat aksi Donnie Yen, musuh yang tak kalah tandinganya dan sajian film yang menarik bersama keluarga menjelang hari raya Imlek yang tayang mulai 24 Januari 2020 hanya di CinemaXXI.
Overall : 7/10

Comments

Popular posts from this blog

REVIEW : HOMESTAY ( THAILAND MOVIE 2019 )

HOMESTAY (Thailand Movie 2019 ) Directed :Parkpoom Wongpoom Starring : Teeradon Supapunpinyo, Cherprang Areekul, Suquan Bulakul Production : GDH  Runtime : 131 Minutes Mengadaptasi dari novel dan diadaptasi pada anime jepang tahun 2010 berjudul "Colorful" karya Eto Mori, dengan cerita yang sangat menarik bahkan mendapatkan pujian para kritikus begitu mengena hati penonton, nah tahun 2019 salah satu sutradara Thailand - Parkpoom Wongpoom (Shutter, Alone, Bad Genius )  mencoba mengarap dalam live action berjudul " Homestay " ber genre drama romantis plus bumbu sedikit horor dengan tetap pada koridor anak remaja. Film ini dirilis Tahun 2018 bulan Oktober menduduki Box Office urutan pertama dengan penghasilan 37.49 Juta Baht (= -+ Rp 1.677.655.944.48,-) diawal minggu pertama tak heran jika di Thailand mendapatkan sambutan sangat luar biasa, dan kesempatan ini diambil oleh pihak distributor di Indonesia untuk tayang di jaringan CGV,Cinemaxx Theater. Dal

Review Take Me Home

Take Me Home  Genre Suspense/ Horror Released Date 11 Mei 2016 Distributor  / Sales Representative : M Pictures Co., Ltd Casting :  Mario Maurer / Wannarot Sonthichai / Peter Noppachai / Producer ; Kanyarat Jiraratchakit Director : Kongkiat Khomsiri Negeri  Gajah Putih ini selalu bisa memberikan tontonan Horor yang tidak mudah ditebak oleh penonton, masih dengan gaya yang khas sinematography mereka. Film ini masih bisa dibilang membuat jantungan yang menontonnya, dari segi kostum , dekorasi bahkan lokasi yang dijadikan punya sangat tepat . Apalagi kehadiran wajah tampan Mario Maurer masih menjadikan film thailand di nanti-nanti oleh pengemarnya. Tan ( Mario Maurer ) , koma setelah kecelakan yang menimpanya sejak 10 tahun yang lalu, saat ini dia berada di sebuah Rumah Sakit dan bekerja disana. Namun kerinduan asal usulnya membuat dia mencari keberadaan keluarganya. Setelah mengetahuinya  Tan mendatangi rumah yang tertera difoto yang dia temukan di bangsal Rumah Sak

REVIEW : DIGNITATE (2020)

DIGNITATE Sutradara : Fajar Nugros Produksi : MD Pictures Durasi : 109 Minutes Apakah yang menjadi dasar sutradara menulis ulang dari kisah yang sukses dalam sebuah Wattpad, mereka ingin tidak sekedar berimajinasi tapi bisa melihat secara jelas apa yang telah mereka baca selama ini. Banyak penulis-penulis muda di Wattpad yang akhirnya masuk dalam layar lebar salah satunya Dignitate karya Hana Margaretha sukses secara pasaran, disukai banyak kawula muda dengan cerita masa kini, cocok dan mengena pada sasaran. Kesempatan baik ini langsung diambil alih oleh sutradara Fajar Nugros menjadi sebuah cerita yang menarik, jayus, lucu dan punya nilai tersendiri. Sebagai Produser MD, Manoj Punjabi disela-sela Premiere Diginate beberapa waktu lalu di Epicentrum – Jakarta, mengatakan : “ Anak remaja sekarang sudah mengerti film bagus bermutu dalam penyanjiannya, ntah apakah film itu dalam sebuah drama, komedi atau horror sekalipun, saya percaya bahwa film ini akan diterima oleh semua re